Browse By

Antar Anak Berobat, Motor Dimaling

KADEMANGAN – Apes nian nasib Nanang Eko, 37, warga Dusun Melati, Kelurahan Pohsangit Kidul, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, ini. Saat mengantar anak keduanya untuk menjalani rawat inap di Puskesmas Ketapang, motornya yang diparkir di lokasi parkir puskesmas malah diembat maling.

Peristiwa tersebut terjadi Senin  (7/3) malam sekitar pukul 22.30. Saat itu, anak keduanya mengalami sakit dan harus segera di bawa ke puskesmas untuk menjalani rawat inap. “Saya berangkat dengan istri dan anak ke Puskesmas Kademangan,” ujarnya pada Jawa Pos Radar Bromo,  usai kejadian.

Setelah mengurus administrasi untuk rawat inap, Nanang–sapaan akrabnya–membawa sang anak ke ruangan. Setelah  itu, Nanang kembali ke rumahnya di Pohsangit Kidul untuk menjemput ibunya. “Ibu saya jemput untuk menemani jaga anak saya di puskesmas,” terangnya.

Loading...

Sampai di puskesmas, Nanang mengantar ibunya ke ruangan tempat anaknya dirawat. Motor Yamaha Jupiter nopol N 5177 RI ia parkir di lokasi parkir yang disediakan puskesmas. Setelah mengantar sang ibu ke ruangan anaknya dirawat, Nanang berencana membeli air mineral di toko dekat puskesmas. Namun, sesampainya di parkiran, motor miliknya sudah raib. 

“Saya cuma 15 menit di kamar  inap anak saya. Setelah itu mau  keluar beli air mineral. Rencananya tidak bawa motor, tapi saya sempat melihat tempar  parkir. Loh, kok motor saya tidak  ada,” katanya. 

Nanang sempat bertanya pada  salah satu keluarga pasien yang  berada di teras puskesmas. Pria bernama Samali, warga Kelurahan Ketapang, itu mengaku kalau melihat seseorang membawa motor. “Tapi, dia mengaku  tidak tahu kalau motor saya yang  dimaling,” katanya.

Ia sendiri belum melaporkan kejadian ini ke Polsek Kademangan karena  masih fokus pada anaknya yang sakit. Samali sendiri mengaku sempat melihat seseorang duduk di teras puskesmas sambil membawa helm. Namun, karena  dikira sama-sama keluarga pasien, ia tak menghiraukannya.  

“Saya tiduran di kursi. Sekilas melihat dia bawa motor Jupiter  itu, tapi saya kira memang motornya,” jelasnya. Sementara itu, Ninis, salah satu  perawat jaga di puskesmas tersebut mengaku baru menyadari ada motor dimaling setelah korban  bertanya.

“Kami juga tidak menghiraukan karena fokus menangani pasien,” katanya.  Ninis mengakui, jika pencurian itu bukan pertama kalinya.  “Sudah sering di sini, tapi yang sering itu sekitar pukul 02.00  dini hari. Ada juga kejadian saat  salat Jumat,” katanya.

Apakah tidak ada penjaga malam? “Ada, tapi tadi ketika saya  tanya, dia lagi keliling,” terangnya. Selain hanya penjaga malam, di puskesmas tersebut juga tidak  tersedia Closed Circuit Television (CCTV). (radar)