Browse By

Baliho Tutupi Tugu Pancasila Disoal

KOTAANYAR – Pemasangan baliho di Pertigaan Kecamatan Kotaanyar, Kabupaten Probolinggo, mulai ramai menjadi perbincangan warga. Sebab, baliho berkaitan dengan politik itu dipasang dengan menutupi Tugu  Pancasila yang menjadi ikon Pertigaan Kotaanyar.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, baliho itu dipasang tepat  di depan Tugu Pancasila di Pertigaan Kotaanyar, yang menjadi perbatasan antara Desa Sumberanyar dengan Desa Triwungan, Kecamatan Kotaanyar.

Selama ini, pertigaan ini dikenal dengan Pertigaan Patung Pancasila alias Tugu Pancasila. Tak ayal, adanya baliho yang menutupi Tugu Pancasila ini memantik respons beragam dari warga. Bahkan,  juga merambah dunia maya.

Loading...

Sejumlah warga meminta Pemkab Probolinggo menertibkannya. Salah satunya, disampaikan oleh warga  Desa/Kecamatan Kotaanyar, Ardiyanto. Menurutnya, baliho itu dipasang  sejak sekitar 3 bulan lalu. Sejumlah warga tidak setuju dengan pemasangan baliho ini karena  menutupi Tugu Pancasila.

Tapi, warga tak bisa berbuat banyak karena baliho itu dipasang oleh  Pemerintah Desa Triwungan. “Kalau saya tidak setuju banner berukuran besar itu dipasang pas di depan Tugu Pancasila. Jadinya, lambang Pancasila yang menjadi ciri Pertigaan Kotaanyar hilang  tertutup banner besar itu,” ujarnya, kepada Jawa Pos Radar Bromo.  

Namun, Kepala Desa Triwungan  Jonny belum berhasil dikonfirmasi. Saat berusaha dihubungi melalui telepon selulernya, tidak aktif. Sedangkan, Camat Kotaanyar Ponirin membenarkan baliho itu  dipasang oleh Kades Triwungan.  Ia mengaku, tidak ikut memasang sehingga tak bisa memberikan keterangan terlalu banyak.

“Silakan konfirmasi ke kepala Desa Triwungan langsung. Itu, masuk Desa Triwungan,” ujarnya. Sedangkan, Kasatpol PP Kabupaten Probolinggo Dwijoko Nurdjayadi juga belum berhasil  dikonfirmasi. Saat dihubungi via telepon, kepala para penegak   peraturan daerah itu tak kunjung merespons. (radar)