Browse By

Anggaran RTLH Naik Rp 7,7 M

BANGIL – Jumlah rumah tidak layak huni (RTLH) yang ada di Kabupaten Pasuruan, masih cukup tinggi. Dari catatan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, saat ini masih ada 12.600 rumah  yang kondisinya tak layak.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Misbah Zunib menyampaikan, untuk memerangi tingginya RTLH selalu dihadapkan dengan keterbatasan anggaran.  Tahun ini, pemkab setempat pun hanya mampu merealisasikan rehab 1.600 unit RTLH.

Untuk rehab 1.600  RTLH itu, anggaran sebesar Rp 20  miliar telah disiapkan. Alokasi anggaran tahun ini,  lebih tinggi Rp 7,7 miliar dibanding tahun sebelumnya, yang mencapai Rp 12,3 miliar. “Anggaran pembenahan RTLH  tahun ini ditingkatkan dibanding  tahun lalu. Tujuannya, agar semakin banyak rumah tak layak  bisa dibenahi,” ujarnya.

Loading...

Misbah menambahkan, selain peningkatan anggaran, besaran  anggaran yang akan digulirkan untuk setiap titik juga bertambah. Sebelumnya, dana RTLH dijatah  sebesar Rp 10 juta per unitnya.Namun, tahun ini mencapai Rp 12,5 juta per unit.

Peningkatan tersebut, bukan tanpa sebab. Hal ini di tujukan untuk menyesuaikan material. Pihaknya mengestimasi, pelaksanaan program tersebut bisa dilaksanakan mulai April. “Sekarang prosesnya masih sosialisasi,” jelasnya. (radar)