Browse By

Polisi Periksa 2 Saksi Terkait Pembunuhan Tukang Sayur Keliling

BANTARAN – Polsek Bantaran, Kabupaten Probolinggo, masih terus mendalami kasus penganiayaan  yang menyebabkan tukang sayur keliling, Ghozin, 21, meninggal dunia. Sampai kemarin, polisi telah memeriksa dua saksi penganiayaan terhadap warga Dusun  Kramat, Desa Kramat Agung, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo, itu.

Kapolsek Bantaran AKP Sujianto mengatakan, kasus pembacokan di Dusun Kapuran, Desa Tempuran, Kecamatan Bantaran, itu masih tahap penyidikan. Tersangka, Nemo, 42, warga Dusun Kapuran, Desa Tempuran, dipastikan juga masih mendekam di balik jeruji besi Mapolsek Bantaran.

“Nemo sudah mengakui perbuatannya dan telah kami tetapkan sebagai tersangka. Sekarang tinggal proses pemeriksaan saksi,” katanya, kepada Jawa Pos Radar Bromo kemarin. Dalam proses penyidikan, menurut Suji, pihaknya lebih dulu mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti. Karenanya, pihaknya mendahulukan memeriksa saksi kejadian.

Loading...

“Sudah ada dua saksi kejadian yang kami panggil dan mintai keterangan. Mereka saksi yang  membantu korban setelah kejadian,” ujar polisi dengan tiga  seterip di pundaknya itu.  Suji mengatakan, juga tetap akan menyelidiki motif lain atas kasus penganiayaan berat ini.

Mengingat, alasan tersangka menganiaya korban kurang  kuat. Sebab, tuduhan tersangka terhadap korban yang disebut menggoda istrinya, sudah lama terjadi. Yakni, sekitar satu bulan sebelum kejadian. Sedangkan,  korban setiap hari berjualan sayur dan lewat di depan rumah  tersangka.

“Nanti kami juga akan meminta bantuan penyidik dari Polres Probolinggo. Supaya penyelidikannya segera tuntas,”  ujarnya.  Diketahui, Jumat (3/3), Ghozin,  dibacok oleh Nemo, ketika berjualan sayur di depan rumahnya,  di Dusun Kapuran, Desa Tempuran, Kecamatan Bantaran.

Total, ada 23 bekas sabetan celurit di  tubuh korban. Akibatnya, korban tewas dalam perjalan menuju RSUD dr. Moh. Saleh Kota Probolinggo. Dugaan sementara, pembacokan ini dilatarbelakangi rasa cemburu tersangka terhadap korban. (radar)