Browse By

Pj Kades Nogosari Kena OTT

Terkait Pungli Surat Keterangan Waris dan Pengurusan SPPT

PANDAAN – Penanggung jawab (Pj) Kades Nogosari, Kecamatan Pandaan, Pitono, 54, kini harus merasakan dinginnya sel tahanan. Itu, setelah Tim Sapu Bersih (Saber) Pungli Polres Pasuruan kemarin melakukan operasi tangkap tangan (OTT)  kepadanya sekitar pukul 10.00.

Ia ditangkap lantaran diduga melakukan pungutan liar untuk pengurusan surat keterangan waris dan perubahan nama surat pemberitahuan pajak terutang (SPPT). “Pelaku atau Pj Kades Nogosari berhasil kami OTT di ruangan kerjanya,” kata ketua  pokja Unit Pemberantasan Pungli (UPP) Polres Pasuruan AKP Khoirul Hidayat.

Perwira polisi yang juga jadi kasatreskrim ini menjelaskan, saat melakukan OTT, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya tas kecil warna coklat. Dalam tas  kecil itu ditemukan duit sebesar Rp 3 juta. Duit itu diduga dari  pemohon pengurusan surat keterangan waris, Dedi Zulmi Arman (ahli waris alm Rusmini).

Loading...

“Korban setelah dipungli Pj Kades Nogosari, melaporkan kejadian tersebut ke kami. setelah itu, kami langsung menindaklanjutinya di lapangan dengan melakukan OTT. Ternyata benar, baik terlapor dan barang buktinya  langsung kami amankan ke mapolres,” terang Khoirul.

Selain mengamankan tas kecil  warna cokelat berisi uang tunai  Rp 3 juta, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti lainnya. Di antaranya, map warna biru berisi SPPT asli atas nama Rusmini, fotokopi permohonan KTP baru atas nama  Dedi Zulmi Arman, fotokopi SPPT atas nama Rusmini.

Ada juga fotokopi permohonan surat keterangan waris, fotokopi KK atas nama Dedi Zulmi Arman, fotokopi KK atas nama Wahyudi, fotokopi KK atas nama  Mulyanto, fotokopi KK atas nama Suryono Prastowo dan fotokopi KK atas nama Siswoko.  Juga satu lembar kuitansi penerimaan uang.

“Barang buktinya cukup banyak. Semuanya sudah kami  amankan beserta Pj Kades Nogosari. Kini, barang bukti maupun terlapor diamankan di mapolres. Kasus ini masih dalam proses penyidikan kami,” ungkapnya.

Atas perbuatannya, terlapor terancam dijerat pasal 11, pasal  12 huruf e subs pasal 12 A UU 31/1999 sebagaimana telah diubah dengan UU 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Secara terpisah, Camat Pandaan Suwito Adi saat dikonfirmasi membenarkan adanya OTT Pj kades itu.

“Kejadian persisnya  saya kurang tahu, karena saya ada acara di pemkab. Tapi, saya sudah mendapat kabar atau  info bahwa Pj Kades Nogosari kena OTT dan sekarang diamankan di Mapolres Pasuruan,” bebernya. Suwito menyebutkan, pemkab menyerahkan kasus tersebut untuk diproses hukum sesuai  aturan yang ada. Saat ditanya  soal lowongnya kursi Pj kades,  camat menyebut bakal dibahas lebih lanjut. (radar)