Browse By

Kabur dari Begal, Lengan Dibacok

GADINGREJO – Aksi kawanan begal masih meneror para pengguna jalan di Pasuruan. Yang terbaru, Rabu (8/2) malam kawanan begal beraksi di ruas jalan Kelurahan Petahunan, Kecamatan Gadingrejo, Kota  Pasuruan.

Yang jadi korbannya adalah Ahmad Fauzan, 42, warga Kelurahan Randusari, Kecamatan Gadingrejo. Motor miliknya memang tak berhasil dirampas kawanan begal, namun ia harus dilarikan ke  RSUD karena mengalami luka bacok di  tangannya.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan, aksi begal itu terjadi sekitar pukul 20.45. Malam itu korban baru saja mengikuti acara tahlilan di Kelurahan Tambaan, Kecamatan Panggungrejo. Selesai acara tahlil, korban berniat pulang dengan mengendarai motor Honda Beat warna putih.

Loading...

Ia memilih melintas di jalan Petahunan yang kerap jadi jalur alternatif. Ruas jalan setempat kondisinya kerap sepi dan minim penerangan.  Di sepanjang jalan itu hanya terlihat sawah membentang, jauh dari permukiman warga.

Nah, saat sampai di jalan Petahunan itu, dua orang yang mengenakan satu motor menghentikannya. Sudah merasakan niatan tak baik dari pelaku, korban Fauzan pun memutuskan untuk  menggeber motornya ke arah  selatan.

Tahu Fauzan hendak kabur,  salah seorang pelaku pun mengeluarkan celuritnya. Pelaku yang  dibonceng itu pun lantas menyabetkan celurit hingga mengenai lengan kanan Fauzan. Meski terluka, Fauzan tetap berupaya kabur. Ia kian memacu laju gasnya.

Saat sampai di lokasi  jalan yang agak ramai, dua pelaku pun tak melanjutkan pengejaran.  Hingga akhirnya Fauzan sampai di rumah. Begitu sampai rumah, keluarga  Fauzan pun dibuat kaget melihat korban bersimbah darah. Fauzan  pun lantas dibawa ke IGD RSUD dr R. Soedarsono, Purut, Kota  Pasuruan.

“Lukanya sekitar 5 sentimeter lebih dan langsung dijahit,” terang salah satu petugas medis di RSUD. Tak berselang lama, istri Fauzan  pun melaporkan insiden itu ke polisi.  Kapolsek Gadingrejo Kompol  Wartono membenarkan adanya insiden begal tersebut.

“Memang ada kejadian tadi malam (Rabu malam). Tapi, motornya tidak sampai kena,” beber Wartono. Perwira polisi dengan satu melati di pundaknya itu menyebutkan, kasus itu sampai kemarin masih didalami pihaknya.

Polisi  sendiri masih kesulitan untuk  melakukan pengejaran pada pelaku karena informasi yang  didapat masih minim.  Korban Fauzan sendiri tak hafal  wajah dua pelaku. Sebab, kondisi malam itu memang minim
penerangan. (radar)

Incoming search terms:

  • bokepjepanglama