Browse By

Kepala Terlindas Truk, Pemotor Tewas Seketika

GADINGREJO – Peristiwa kecelakaan hingga menyebabkan korban tewas, kembali terjadi di Kota Pasuruan. Selasa (8/2) malam lalu, dua pemotor terjatuh saat melintas di Jalan Raya Ahmad Yani, Gadingrejo.

Celakanya, saat terjatuh, salah  satu korban terlindas truk gandeng hingga meregang nyawa. Korban tewas itu diketahui bernama Maimunah, 40. Dia mengalami luka parah  di bagian kepala. Sementara satu korban  lagi yakni Ilmiyah, 24. Keduanya adalah warga Desa Pukul, Kecamatan Kraton. 

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, kecelakaan itu bermula saat kedua korban hendak pulang ke rumahnya usai bekerja di salah satu gudang di Gadingrejo. Keduanya mengendarai motor Honda Revo nopol L 6315 HE.

Ilmiyah saat itu yang  mengemudikan motor, sementara Maimunah berada di boncengan. Perjalanan keduanya semula berjalan  lancar. Sampai kemudian saat motor  mereka melaju di Jalan Ahmad Yani atau depan Markas Yonzipur 10, motor mereka oleng.

Loading...

Diduga motor mereka selip. Akibatnya fatal, karena keduanya langsung terjatuh. Di saat bersamaan, meluncur sebuah truk gandeng bernopol N-91140 UR yang dikemudikan oleh Saroni, 41, asal Desa Gumirih, Kecamatan Singojuruh, Kabupaten  Banyuwangi.

Truk itu melaju dari arah barat ke timur atau searah dengan motor. Apes bagi Maimunah karena saat terjatuh,  badannya mengarah ke kanan jalan.  Posisinya sangat dekat dengan truk gandeng.  “Akibatnya, korban terlindas roda bagian belakang truk gandeng,” beber Kaposlantas  Gadingrejo Ipda Edy Susilo.

Kontan saja, Maimunah langsung tewas di lokasi kejadian. Akibat terlindas roda truk, kepalanya bahkan terpisah dari badannya. Sementara Ilmiyah yang mengalami  luka ringan dilarikan ke RSUD dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan guna menjalain perawatan lebih lanjut.

Kecelakaan tersebut  kini tengah ditangani oleh Poslantas  Polsek Gadingrejo.  Edy Susilo mengatakan, kini pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap Saroni dan beberapa saksi. Namun, Edy mengatakan, kecil kemungkinan bagi Saroni untuk ditetapkan sebagai tersangka. 

“Karena yang bersangkutan mengaku tidak merasa melindas saat truknya melaju, namun kami masih mendalami adanya  unsur kesengajaan dalam kecelakaan  ini,” ungkap Edy. (radar)