Browse By

Kebun Kurma Terbesar Se-Indonesia di Kabupaten Pasuruan

Berdiri di Lahan 3,7 Ha, Ditanami 400 Pohon Kurma

BAGI para pengguna jalan yang melintasi jalan raya Purwosari ke arah Purwodadi, beberapa hari terakhir bakal melihat papan besar warna hijau di pinggir jalan. Papan itu bertuliskan; “Wisata Kebun Kurma Kabupaten Pasuruan”.

Ya, tak perlu heran. Untuk bisa melihat kebun kurma, kini tak perlu jauh-jauh terbang ke Timur Tengah. Sebab, di Kabupaten Pasuruan sudah berdiri Wisata Kebun Kurma. Kemarin (4/1) saat Jawa Pos Radar   Bromo berkunjung ke Kebun Kurma yang berada di Desa Pucangsari, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, itu tampak puluhan motor dan mobil berjejer di parkir yang di sediakan di seberang lokasi kebun  kurma.

Loading...

Kebun Kurma ini sendiri berjarak 1 kilometer dari jalan raya. Meskipun baru 4 hari dibuka, rupanya sudah banyak masyarakat yang penasaran dan datang ke kebun kurma ini. Pintu masuk sendiri cukup unik lantaran bangunannya terbuat dari kontainer yang disulap sebagai loket masuk. Pengunjung hanya membayar Rp  5 ribu per orang untuk dapat masuk  ke areal seluas 3,7 hektare ini.

Kebun kurma ini dipagari oleh  beton setinggi 3 meter. Di areal kebun itu, kita sudah dapat melihat ratusan pohon  kurma berbagai ukuran, berbagai  stan makanan, pondok-pondok baik dari kayu dan kontainer, arena  permainan. Serta tak lupa ada  juga satu pesawat Boeing 737.

Pesawat itu seperti yang terlihat di wisata Saygon Waterpark. Maklum, pemilik kebun kurma dan wahana wisata tirta itu sama. “Ini memang belum 100 persen jadi. Untuk taman dan tanaman, masih sekitar 90 persen. Bahkan, untuk arena permainan, baru 25   persen saja,” ungkap H. M. Roes- lan, pemilik Wisata Kebun Kurma kepada Jawa Pos Radar Bromo.

Wisata Kebun Kurma ini memang tergolong unik. Ini, lantaran memang jarang bahkan  belum ada yang serius menggarap kurma sebagai komoditas untuk agrowisata. Bahkan, Roeslan mengatakan, kebun kurma di Kabupaten Pasuruan ini termasuk yang terbesar yang ada di Indonesia.

“Sebelumnya ada, tapi hanya beberapa pohon saja. Termasuk yang ada di Jonggol, Bogor, masih banyak di sini pohonnya,”  sebutnya. Roeslan mengatakan, ide membuat kebun kurma dan dijadikan tempat wisata memang tak disengaja.

Awalnya ada teman yang menawarinya bibit pohon kurma pada Agustus 2016 silam. Roeslan pun tertarik dan langsung berniat ingin membuka saja kebun kurma.  “Waktu itu memang sudah punya tanah di sini dan bingung  mau dibuat apa? Kok ada teman  yang menawari bibit pohon kurma. Akhirnya, tercetuslah ide  ingin membuat kebun kurma   ini,” ungkapnya.

Bahkan, realisasi pembuatan kebun kurma ini memang terkesan singkat. Dengan jarak 4  bulan dari Agustus 2016 lalu, per 1 Januari 2017 Kebun Kurma milik Roeslan ini langsung mendapatkan perhatian dari masyarakat.

Roeslan bahkan tak main-main, fasilitas pun akan semakin dilengkapi, termasuk bakal membangun miniatur Kakbah di tengah Kebun, sampai membuat miniatur untuk manasik haji dan umrah termasuk jalan   dari Shafa ke Marwah.

“Semoga nanti juga rutin sebagai tempat manasik haji dan umrah. Termasuk saya lengkapi semua kebutuhan makanan dari Timur Tengah atau Arab,” ungkapnya.  Selain itu, Roeslan berencana bakal memperbesar areal kebun kurmanya hingga 2,5 hektare lagi. Nantinya, tak hanya pohon kurma dan pohon zaitun yang ditanam. Pohon siwak, delima merah, delima hitam, durian, anggur dan pohon yang sudah ada saat ini bakal terus ditambah.

“Nanti juga bakal lebih banyak tanaman langka seperti durian merah, durian hitam, kelapa pandan, jeruk merah, anggur merah besar, dan sebagainya. Jadi, pengunjung dapat melihat aneka pohon langka yang jarang  ada,” ungkapnya.

Saat ini pohon kurma yang ada  mencapai kurang lebih 400 pohon. Usianya beragam mulai dari 6 bulan sampai 2 tahun, 125 pohon usia 3-5 tahun dan 50 pohon di  atas 5 tahun. Kemarin, kebanyakan pohon kurma memang masih berbunga. Diperkirakan, akan berbuah tak lama lagi.

Dikatakan, meskipun baru dibuka 4 hari, antusias masyarakat  cukup tinggi untuk datang. Baik  warga sekitar Purwosari dan  Pasuruan sampai di luar kota. “Bahkan, kemarin ada yang dari Riau dan Bekasi, karena penasaran bagaimana kebun kurma itu,” ujarnya.

Harapannya, kebun kurma ini dapat menjadi alternatif tujuan wisata baru, terutama untuk wisatawan religi atau masyarakat yang ingin menikmati taman yang berbalut pohon-pohon Timur Tengah. (radar)

Incoming search terms:

  • kebun kurma pasuruan
  • lokasi kebun kurma pasuruan
  • kebun kurma
  • alamat kebun kurma Pasuruan
  • kebun kurma di pasuruan
  • wisata kebun kurma pasuruan
  • kebun kurma pandaan
  • wisata kurma pasuruan
  • wisata kebun kurma
  • pohon kurma di pasuruan