Browse By

Potensi Wisata Air di Sungai Bekacak, Kelurahan Kolursari, Kecamatan Bangil

Bisa Jadi Wisata Alternatif untuk Dongkrak PAD

ARUS air sungai Bekacak di Lingkungan Bekacak, Kelurahan Kolursari, Kecamatan Bangil, mengalir tak begitu deras. Aliran itu pun dimanfaatkan sejumlah warga sekitar untuk “bersenang-senang”. Dengan peralatan sederhana seperti ban pelampung, mereka berenang mengikuti arus sungai.

Cukup jauh, sekitar 1,5 km jarak yang bisa ditempuh. Dengan panorama alam sekitar yang masih alami, membuat  suasana semakin menyenangkan. Sudah lima tahun belakangan, dimunculkan gagasan untuk menjadikan  anak sungai Kedunglarangan di lingkungan Bekacak itu sebagai objek wisata air.

Selama itu pula, banyak  yang sudah dilakukan untuk mewujudkan gagasan itu. Sayangnya, selama itu pula belum  banyak yang bisa direalisasikan. Minimnya support dari pemerintah daerah, membuat potensi wisata air  tersebut belum bisa digarap sempurna.

“Kami sudah berkali-kali mengajukan ke musrenbang agar potensi wisata air di Bekacak ini bisa dimaksimalkan. Sayang, hingga saat ini belum ada perhatian dari pemerintah daerah,” ungkap Farozi, ketua  RW 5 lingkungan Bekacak, Kelurahan Kolursari, Kecamatan  Bangil.

Menurut Farozi, sungai Bekacak memiliki potensi yang luar biasa untuk dijadikan wahana wisata. Aliran air yang tak begitu deras, sungai Bekacak pas dijadikan wisata air. Ditunjang panorama sekitar yang cukup indah, tak menutup peluang akan  banyak hal yang bisa dikembangkan.

Loading...

Misalnya wisata air menggunakan ban bekas sebagai pelampung,  perahu getek, atau sepeda air.  Bisa pula menyediakan flying fox di kawasan sekitar. Dengan begitu, akan menjadi wahana wisata alternatif di wilayah Bangil.

“Selama ini, potensi wisata air  bekacak hanya dinikmati warga sekitar. Kami berharap pemkab bisa mengoptimalkan potensi di Bekacak dengan peningkatan sarana dan prasarana yang ada. Sehingga, bisa menarik wisatawan berdatangan,” harapnya.

Sekretaris Lurah Kolursari, Kecamatan Bangil, Matsaid mengutarakan, potensi luar biasa sungai Bekacak belum tersentuh dengan maksimal. Padahal, bila di-support dengan sarana dan prasarana penunjang, wisata air Banyu Mili Bekacak, bakal menjadi wahana unggulan di Kabupaten Pasuruan, khususnya Bangil.

Sehingga, berimbas positif terhadap masyarakat sekitar. Perekonomian warga terkerek, seiring dengan munculnya usaha-usaha baru di sekitar daerah wisata.  “Seperti usaha kuliner atau yang lain, yang tentu akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar,” sampainya.

Dampak positif lainnya, yaitu bakal banyak wisatawan yang datang, jika pengembangan dilakukan maksimal. Sehingga, bisa menjadi potensi baru PAD Kabupaten Pasuruan. “Selain meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tentunya di harapkan bisa mengerek pendapatan daerah. Karena itu, kami berharap ada pengembangan wisata bekacak oleh pemkab,”  tambah dia.

Camat Bangil Rahmat Syarifudin mengakui, sungai bekacak memiliki potensi wisata yang sangat potensial untuk dikembangkan. Karena itu, pihaknya bakal mengupayakan berbagai hal untuk pengembangannya.

Selain promosi tingkat lokal, akan dilakukan kerja sama dengan pihak yang ahli dalam penanganan wisata rafting. Untuk itu, penguatan SDM akan juga dilakukan, sebelum kemudian peningkatan kelengkapan sarana dan prasarana penunjang  wisata.

“Ini, untuk mendukung program kerja bupati dan wakil bupati pada prioritas tahun 2017, yaitu pengembangan potensi wisata,” urai Rahmat. (radar)