Browse By

Polisi : Yanto Hanya Pura-Pura Gila

Lanjut Proses Pelaku Penyiksaan Anak di Prigen

BANGIL – Pelaku penyiksaan terhadap LA, 9, bocah perempun asal Desa Sukoreno, Kecamatan Prigen, dipastikan bakal berhadapan dengan proses hukum. Pasalnya, Yanto, 33, pelaku penganiayaan tersebut  di yakini tidak mengalami gangguan kejiwaan.

Keyakinan tersebut setelah dilakukan  tes kesehatan kejiwaan terhadap pelaku ke RSJ Lawang. Hasilnya, didapati kalau pelaku masih waras alias tidak mengalami gangguan kejiwaan. Hal tersebut disampaikan Kapolres Pasuruan AKBP M. Aldian saat dikonfirmasi  terkait sta tus Yanto, kemarin (1/1).

Aldian menyampaikan, pihak kepolisian sudah mengecek kesehatan jiwa pelaku ke RSJ  Lawang. “Dari pengecekan oleh psikiater RSJ Lawang, dipastikan kalau pelaku tidak  gila. Ia hanya pura-pura gila,” ungkap M. Aldian.

Dengan status kejiwaan pelaku yang  tak gila itu, maka polisi pun akan memproses perbuatannya yang telah melakukan kekerasan terhadap LA, bocah yang disiksanya. Menurut Aldian, kepolisian melanjutkan proses pemberkasan perkara terhadap pelaku.

“Kami percepat proses penyidikannya agar bisa segera dilimpahkan ke kejaksaan,” tambah dia.  Aldian menyampaikan, pelaku dijerat UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Karena perbuatannya  melakukan kekerasan terhadap anak  tersebut, pelaku terancam hukuman penjara minimal lima tahun kurungan.

Loading...

“Ancaman kekerasan terhadap anak berat.  Minimal bisa lima tahun penjara,” urainya. Seperti yang diberitakan, perilaku Yanto, 33, warga Kesamben, Desa Sukoreno, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan  benar-benar terbilang kejam.

Demi hasratnya untuk menambah kesaktian, ia  tega menganiaya LA yang masih tetangganya sendiri. Bocah 9 tahun itu, tak sekadar dipukul wajahnya hingga babak belur. Pelaku juga menjejali mulut korban dengan tanah. Bahkan, pelaku juga sempat memotong kemaluan korban dengan alasan  untuk menambah ilmunya.

Korban nyaris meregang nyawa setelah penyiksaan bertubi-tubi yang dilakukan pelaku. Pasalnya, pelaku juga sempat  me n dorong korban ke jurang sedalam kurang lebih 10 meter. Aksi penyiksaan itu berlangsung Kamis (29/12) sekitar pukul 12.00.

Korban dibujuk ke area persawahan dengan iming-iming Rp 5 ribu. Korban yang masih lugu itu, mau menuruti kemauan pelaku hingga saat di lokasi, pelaku bertubi-tubi menyiksa korban. Pelaku menjejali dengan tanah  bahkan mengiris bagian kemaluannya. Korban lalu dilempar ke jurang.

Korban  yang menghilang sejak siang itu, membuat keluarganya kelimpungan. Mereka mencari-cari korban. Hingga sekitar pukul 19.00, pelaku berlagak layaknya dukun sakti yang kemudian mengarahkan keluarga dan warga sekitar untuk mencari   di jurang area persawahan.

Di itulah, korban akhirnya ditemukan dengan  kondisi yang memprihatinkan. Korban kemudian dibawa ke Mapolsek Prigen untuk diperiksa. Dari situlah,  korban mengumbar kalau yang melakukan perbuatannya itu adalah Yanto, tetangganya.

Yanto nekat melakukan itu dengan alasan untuk memperkuat kesaktiannya. Pelaku ditangkap sekitar pukul 22.00. (radar)

Incoming search terms:

  • bokep gila