Browse By

Tersangka TPPU Dimas Kanjeng Bertambah

SURABAYA – Penyidik Ditreskimsus Polda Jatim terus mengembangkan kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) kasus Dimas Kanjeng Taat Pribadi. Saat ini, penyidik telah menetapkan tersangka  baru dalam kasus tersebut.

Selain Taat Pribadi, saat ini penyidik juga telah menetapkan Vijay, warga keturunan India sebagai tersangka TPPU. Kepastian  itu di ungkapkan Kabid Humas Polda Jatim Kombespol  Frans Barung Mangera,  kemarin.

Menurut  perwira polisi dengan tiga melati di pundaknya tersebut, Vijay merupakan salah satu otak dari kasus  penipuan dan penggelapan dengan modus penggandaan uang yang  dilakukan Taat Pribadi.  “Vijay kami tetapkan (tersangka TPPU) karena ia terbukti menjadi  otak dibalik penipuan dan  penggelapan yang dilakukan Taat Pribadi,” ucap Frans Barung,  kemarin (15/12).

Loading...

Tak hanya sebagai otak, Vijay  juga berperan sebagai event organizer (EO) untuk melancarkan penipuan dan TPPU yang dilakukan Taat Pribadi. “Peran Vijay ini untuk melancarkan penipuan  dan penggelapan yang dilakukan Taat Pribadi,” beber Barung.

Barung mengatakan, penyidik Polda Jatim menjerat Vijay dengan pasal 378 dan 372 KUHP tentang Penipuan dan Penggelapan. “Selain itu, juga Vijay kami jerat  dengan pasal Tindak Pidana  Pencucian Uang (TPPU) dalam kasus ini,” kata Barung.

Barung menjelaskan, peran tersangka penipuan Karmawi. Ia berperan untuk melakukan perekrutan orang yang dijadikan maha guru besar. Nantinya, mereka ditampilkan di media sosial seperti YouTube, bahwa di Padepokan   Dimas Kanjeng itu ada mahaguru besar yang harus dihormati.

“Karmawi ini juga yang berperan mencari perempuan dijadikan SPG  (sales promotion girl) dan sebagai pegawai bank untuk memuluskan penipuan,” ujarnya. Menurut dia, dengan dihadirkan para SPG yang sudah menggunakan pakaian seperti pegawai  bank, para pengikut bisa makin yakin.

“Tujuannya, memang untuk meyakinkan masyarakat ataupun publik, orang yang akan menjadi korban. Kalau kegiatan dilakukan tersangka Taat Pribadi   itu memang benar ada dan nyata,” ujar Barung.  Sama dengan tersangka Taat  Pribadi, penyidik saat ini pun  telah menyita sejumlah aset milik Vijay. “Rumah dan tempat kos  yang disita penyidik adalah milik  tersangka Vijay,” ujar dia.(radar)