Browse By

Pengikut Dimas Kanjeng Tetap Bertahan

sejumlah-pengikut-padepokan-yang-masih-bertahan

Sementara itu, hingga kemarin (13/11), sejumlah pengikut Padepokan Dimas Kanjeng masih memilih bertahan di padepokan  yang terletak di Dusun Sumber  Cangkelek, Desa Wangkal, Gading. Data terakhir menyebutkan masih ada 191 pengikut yang menetap dalam tenda-tenda mereka di areal padepokan.

Loading...

Camat Gading Slamet Hariyanto mengatakan, dalam pendataan yang dilakukan pihaknya Rabu (9/11) lalu, 191 orang menetap di areal padepokan. Di  luar itu, masih ada pengikut padepokan yang tidak menetap, namun mereka selalu datang saat  ada kegiatan di padepokan.

“Pengikut tetap di padepokan sekitar 191, namun ada pula  pengikut yang tidak menetap.  Namun, mereka datang saat ada kegiatan,” kata Slamet. Ia menjelaskan, pengikut yang tidak menetap ini biasanya mengontrak atau indekos di areal  sekitar Kecamatan Gading.

Mereka kebanyakan berasal dari daerah yang tidak jauh dari Probolinggo. Seperti, Lumajang,  Situbondo, atau Pasuruan. Saat ada kabar yang menyebutkan Polda Jatim telah mengamankan 7 mahaguru gadungan padepokan, pihak kecamatan sejatinya sempat mendatangi pengikut  untuk membujuk mereka meninggalkan padepokan.  Namun, terungkapnya 7 mahaguru abal-abal itu rupanya   belum meyakinkan para pengikut.

“Pengikut tidak terpengaruh  dengan kabar mahaguru. Mereka  menganggap itu hanyalah rekayasa polisi saja,” jelas Slamet. Jawa Pos Radar Bromo sebenarnya sudah mendatangi areal padepokan setempat. Namun sayang, pengikut yang bertahan  memilih bungkam. Tidak satu  pun dari mereka yang bersedia dimintai komentarnya tentang  penangkapan mahaguru abal- abal itu. (radar)