Browse By

Diduga Depresi, Pengamen Tewas Gantung Diri

mayat-korban-nabisah-sesaat-sebelum-diturunkan-oleh-petugas-polsek-pandaan-selepas-magrib-korban-diduga-gantung-diri-karena-depresi

Suami Meninggal, Ditinggal Pergi Suami Siri

PANDAAN – Warga Lingkungan Kuti, Kelurahan Kutorejo, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Sabtu petang (29/10), gempar.  Sekitar pukul 18.00, Nabisah, 52,  warga setempat, ditemukan tewas gantung diri.

Perempuan yang tiap harinya  bekerja sebagai pengamen ini,  ditemukan tewas menggantung di  atas kasurnya. Lehernya terikat   sarung yang ditalikan ke kayu di atap rumahnya. Kondisi korban kali pertama di ketahui anak keduanya, Bagus Giranda, 18.

Loading...

Saat itu, Bagus baru selesai salat Magrib di musala setempat. Dia lantas pulang ke rumahnya. Namun, pintu depan rumah terkunci.  “Saya kemudian mengecek kondisi di dalam lewat jendela yang ada di samping rumah. Saat itu saya melihat ibu gantung diri di kamar. Saya langsung teriak minta tolong,” tutur Bagus.

Mendengar teriakan Bagus, warga sekitar langsung berdatangan. Dan, sontak berita tewasnya korban langsung menyebar ke seluruh  lingkungan sekitar.   Sebagian warga lantas melapor ke ketua RT dan RW di lingkungan  setempat.

Laporan itu kemudian  dilanjutkan ke Polsek Pandaan. Tak lama kemudian, petugas Polsek  Pandaan tiba di tempat kejadian  perkara (TKP).  Malam itu juga, petugas melakukan olah TKP. Usai olah TKP, mayat korban dievakuasi ke ruang forensik  RS Bhayangkara, Pusdik Gasum,  Porong, sekaligus untuk divisum.

Dari TKP, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti (BB). Antara lain, satu buah sarung  dan kursi kecil terbuat dari kayu yang digunakan sebagai alat untuk bunuh diri. Kapolsek Pandaan Kompol M.  Iskak saat dikonfirmasi mengatakan,  tidak ada kejanggalan pada mayat  korban.

“Artinya, matinya korban  ini, murni karena gantung diri.  Bukan karena akibat lainnya,” jelasnya.  Terkait motif korban mengakhiri hidupnya, petugas masih melakukan penyelidikan. Namun, berdasarkan keterangan Bagus, putra kedua  korban, selama sebulan terakhir,  korban seperti orang linglung.

Diduga, penyebab korban linglung berhubungan dengan kehidupan pribadinya. Sekitar lima bulan lalu, suami korban meninggal. Korban  lantas menikah siri dengan pria lain. Namun, tak lama kemudian,  suami sirinya meninggalkan korban.  Sampai saat ini, tidak diketahui kemana perginya suami siri korban.

“Sepertinya, ibu depresi. Dia sering terlihat melamun sendiri. Setahu saya, setelah ditinggal bapak meninggal, ibu nikah siri lagi dengan pria lain. Tapi, kemudian ditinggal pergi,” terangnya. (radar)