Browse By

Daily Archives: 4 October 2016

Sadis, Inilah Detik-Detik Pembunuhan Abdul Gani Oleh Tim Eksekutor Dimas Kanjeng

detik-detik-pembunuhan-abdul-gani-oleh-tim-eksekutor-dimas-kanjeng

GADING – Aksi pembunuhan terhadap Abdul Gani, 43, mantan pengikut Dimas Kanjeng Taat Pribadi akhirnya direkonstruksi. Dari 9 pelaku yang terlibat, rekonstruksi kemarin hanya menghadirkan lima tersangka dan sejumlah saksi.

Empat  pelaku lainnya masih buron. Sebanyak 74 adegan reka ulang diperagakan para tersangka di areal Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi di Dusun Cengkalek, Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, kemarin  (3/10). Baca Selengkapnya

Polisi Temukan Setumpuk “Kuitansi Mahar” di Rumah Dimas Kanjeng Taat Pribadi

polisi-temukan-setumpuk-kuitansi-maha-di-rumah-dimas-kanjeng-taat-pribadi

SELAIN Rekonstruksi kasus pembunuhan terhadap Abdul Gani kemarin, polisi juga berupaya mengembangkan kasus penipuan yang juga menjerat tersangka Taat Pribadi, pimpinan Yayasan Padepokan Dimas Kanjeng.

Tim penyidik kepolisian yang didampingi dari pihak kejaksaan melakukan penggeledahan di rumah utama Taat  Pribadi. Termasuk, mencari keberadaan bungker dan brankas penyimpanan uang triliunan ter sebut. Penggeledahan itu ikut disaksikan dari perwakilan warga sipil sebagai saksi. Baca Selengkapnya

Dikenal Royal, Sultan “Dimas Kanjeng” di Pasuruan Ngaku Bisnis Batu Bara

rumah-dodi-wahyudi-pria-yang-disebut-dimas-kanjeng-jadi-salah-satu-sul-tannya-dan-tempatnya-menyimpan-duit-di-gununggangsir-beji-kemarin-tampak-lengang

Rumah Dodi Wahyudi, pria yang disebut Dimas Kanjeng jadi salah satu sultannya dan tempatnya menyimpan duit.

IDENTITAS Dodi Wahyudi, salah satu sultan Dimas Kanjeng Taat Pribadi mulai terkuak. Ia merupakan warga Probolinggo yang beberapa tahun terakhir tinggal di Dusun Pajejeran, Desa Gununggangsir, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan.

Sosok Dodi mulai menjadi perbincangan, seiring pernyataan Dimas Kanjeng Taat Pribadi yang menyebutnya sebagai sultan. Dodi dipercaya membawa uang senilai Rp 1,7 triliun. Dimas Kanjeng sebelumnya  saat ditemui Komisi III DPR RI menyebut tempat tinggal Dodi,  berada di Bangil. Baca Selengkapnya

Rekonstruksi Pembunuhan “Abdul Gani” Dijaga Ketat

warga-berkumpul-di-batas-terakhir-area-steril-rekonstruksi-di-padepokan-dimas-kanjeng-kemarin

KAWASAN Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi di Dusun Cengkalek, Desa Wangkal, Kecamatan Gading,  Kabupaten Probolinggo, mulai pagi kemarin sudah dipenuhi warga. Maklum saja, kabar adanya rekonstruksi rupanya  cepat menyebar, kemarin.

Meski polisi sudah menutup sejumlah akses ke areal padepokan, sampai sekitar 1 kilometer,  namun masih banyak warga yang  tetap bisa masuk dari pengamanan ring pertama. Kawasan padepokan baru steril dari warga di pintu luar asrama putra. Baca Selengkapnya

8 Bulan Bertambah 1.641 Janda Baru

ilustrasi-janda

Didominasi Cerai Gugat

KRAKSAAN – Angka perceraian di Kabupaten Probolinggo masih cukup tinggi. Sejak Januari-Agustus 2016, angka perceraian yang tercatat di Pengadilan Agama (PA) Kraksaan mencapai 1.641 kasus. Dari jumlah itu, 1.050 di antaranya berupa cerai gugat.

Panitera Muda Hukum PA Kraksaan Mashudi mengatakan, 1.641  perkara perceraian itu yang tercatat di PA Kraksaan. Dari jumlah itu, didominasi oleh cerai gugat atau perceraian yang diajukan  pihak perempuan. Baca Selengkapnya

Cuaca Mendung, Tembakau Menghitam

maryono-kiri-menunjukkan-tembakau-miliknya-yang-menghitam-karena-terkendala-panas-matahari-kemarin

PAKUNIRAN – Para petani tembakau di Kabupaten Probolinggo, kembali diuji. Setelah dilanda kemarau basah, ini mulai turun hujan. Tak ayal, sebagian  tembakau milik petani yang sudah dirajang dan tak sampai kering, membuat  si daun emas itu menghitam.

Salah seorang petani asal Desa Alaspandan, Kecamatan Pakuniran, Maryono  mengatakan, tembakau yang dijemur Minggu (2/10) lalu, hasilnya tidak bagus.  Sebab, saat itu cuaca mendung dan terik matahari berkurang. Akibatnya, hasil tembakau yang sudah dirajang  dan dijemur tak kering sempurna. Baca Selengkapnya