Browse By

Sering Ngamen di Traffic Light, Tujuh Anjal Diciduk

tujuh-anjal-yang-diamankan-hanya-dibina-mereka-langsung-diminta-pulang

Petugas Hanya Beri Pembinaan

PANDAAN – Sedikitnya, tujuh anak jalanan (anjal) diciduk oleh petugas gabungan dari Dinas Satpol PP Kabupaten Pasuruan, Polsek, dan Koramil Pandaan. Mereka diciduk saat Operasi Cipta Kondisi (Cipkon), kemarin (30/9) di Pandaan.

Operasi berlangsung dua jam, pukul 09.00-11.00 dengan melibatkan 20 personel gabungan. Operasi sengaja difokuskan di Pandaan. Sebab, banyak pengamen di traffic light (TL) atau lampu merah.  “Kami sengaja fokus pada Operasi Cipkon ketenteraman dan ketertiban umum di Kecamatan Pandaan. Sebab, banyak pengamen di lampu merah. Mereka sering meresahkan pengguna  jalan dan warga pemanfaat fasilitas umum,” beber Kapolsek Pandaan Kompol M. Iskak.

Loading...

Tujuh anjal itu sendiri, berhasil diamankan petugas gabungan di dua lokasi. Dua anjal diamankan di simpang empat Taman Dayu, Desa Karangjati. Dan, lima sisanya di Terminal Pandaan. Para anjal sendiri tidak mengira kedatangan petugas gabungan.

Sebab,  beberapa petugas sengaja berpakaian preman. Para anjal pun berhasil diciduk, tanpa sempat lari. Mereka langsung dimasukkan ke mobil patroli dan diamankan ke Mapolsek Pandaan. Namun, Kapolsek menyebut,  mereka tidak sampai di jerat dengan tindak pidana ringan (tipiring).

“Kami hanya memberi pembinaan agar mereka tak lagi ke jalan untuk ngamen atau yang lain,” lanjutnya. Polsek juga mendata identitas tiap anjal. Dari tujuh anjal yang diciduk, hanya dua yang berasal dari Kabupaten Pasuruan. Masing-masing dari Pandaan dan Sukorejo. Sedangkan lima  lainnya dari Surabaya, Malang, Mojokerto, Trenggalek, dan Subang, Jabar. (radar)