Browse By

Pencuri Sapi Tewas Dimassa di Desa Ngerong

pencuri-sapi-tewas-dimassa-di-desa-ngerong

Satu Kritis, Dua Berhasil Kabur

GEMPOL – Maraknya aksi pencurian sapi beberapa hari terakhir membuat warga kesal. Buntutnya, saat ada pencuri sapi ditangkap, langsung jadi bulan-bulanan warga. Hal itu seperti yang terjadi di Dusun Kecicang, Desa Ngerong, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan dinihari kemarin (21/9).

Seorang pencuri sapi tewas di massa, satu lainnya kritis. Sementara dua pencuri lainnya berhasil kabur. Pencuri tewas itu diketahui bernama Budiarso, 58. Sementara satu pelaku yang kondisinya kritis diketahui bernama Sudarso, 46.  Keduanya tercatat sebagai warga  Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo.

“Pelakunya pencuraian sapinya total ada empat pelaku. Dua berhasil ditangkap. Sedangkan dua  lainnya berhasil kabur, lari ke persawahan,” ujar Wawan, 39, warga Dusun Mendalan, Desa  Sukoreno, Kecamatan Prigen  yang juga saksi mata.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan,  kedua pelaku berhasil ditangkap sekitar pukul 00.30. Aksi penenangkapan dua pencuri sapi sendiri berjalan cukup dramatis.  Sempat terjadi aksi kejar-kejaran antara pelaku dan warga.

Keempat pelaku sendiri beraksi di Dusun Trongso, Desa Sukoreno, Kecamatan Prigen. Mereka menggondol dua sapi milik Paidi, 49,  warga dusun setempat.  Wawan merupakan salah satu saksi kunci penangkapan para  pencuri sapi.

Sebab, ia dan lima rekannya lah yang pertama kali mencurigai kawanan pelaku yang  mengendarai mobil Toyota Avanza warna putih.  Saat itu, Wawan beserta rekan- rekannya baru pulang nonton orkes Selasa malam (20/9) sekitar  pukul 23.30.

Melihat sebuah  mobil keluar dari lapangan Dusun Mendalan, Wawan dan  kawan-kawannya pun merasa curiga. Apalagi mobil itu terlihat terburu-buru. “Mobil itu sempat hendak menabrak rombongan kami. Terus tak berhenti dan hendak kabur begitu saja,” cerita Wawan.

Merasa curiga, Wawan dan sejumlah temannya pun berupaya mengejar. “Ban belakang mobilnya agak gembos. Kami jadi kian curiga kalau mobil itu mengangkut benda berat seperti sapi curian,” jelasnya. Mobil itu terus melaju ke arah  utara arah via jalan Trawas  Pandaan.

Loading...

Di tengah perjalanan,  Wawan dan rekan-rekannya melihat ban depan mobil mulai  bocor di daerah sekitar Pasar Pager, Desa Sumbergedang, Kecamatan pandaan. Namun, mobil itu tetap melaju. Laju mobil baru benar-benar  terhenti saat masuk Dusun  Kecicang, Desa Ngerong, Kecamatan Gempol.

“Jadi, pengejaran kami lumayan  jauh. Ada sekitar 15 kilometer  dari lokasi pencurian. Saat mobil berhenti itu, sejumlah warga sudah banyak yang datang,” beber Wawan. Dua penumpang mobil yang duduk di tengah berhasil kabur  ke areal sawah. Sementara sopir  dan penumpang di jok depan tak bisa lari.

Kedua pelaku itu  pun akhirnya jadi bulan-bulanan  massa usai warga mendapati ada sapi yang ditaruh di jok belakang. “Beruntung mobilnya bocor. Jika tidak, mungkin pelakunya lolos,” terangnya. Wawan menjelaskan, saat dua pelaku terkepung, salah satu diantaranya terlihat membawa belati. Untungnya pelaku tak  sempat melukai warga.

“Pelaku yang tewas setahu kami ia berperan sebagai sopir mobil. Sedangkan yang luka-luka, duduk di depan. Dua lainnya yang kabur,  duduk di tengah. Dua ekor sapi, posisi dimuat di jok belakang  mobil,” bebernya.

Tak lama kemudian, petugas buser dan piket patroli Polsek  Prigen, Gempol dan Pandaan  datang. Saat itu juga, pelaku yang selamat berhasil diamankan dan langsung dibawa ke UGD. RS. Bhayangkari, Pusdik Gasum,  Porong. Sementara jenazah pelaku tewas di lokasi kejadian  langsung dikirim ke ruang forensik RS setempat.

Polisi juga ikut mengamankan mobil pelat P dan dua ekor sapi  hasail curian pelaku sebagai  barang bukti. “Kasusnya kini masih kami dalami. Para pelaku merupakan komplotan spesialis pencurian hewan antar daerah, asal Wonomerto, Kabupaten Probolinggo,” tegas Kasatreskrim  Polres Pasuruan AKP. Khoirul Hidayat, saat ditemui di RS.  Bhayangkari, Pusdik Gasum,  Porong, dinihari kemarin.

Perwira polisi dengan tiga strip di pundaknya itu mengaku, kemarin pihaknya belum mengetahui identitas dua pelaku  yang kabur. Namun, ia optimistis dua pelaku itu bakal segera  tertangkap.  Sebab, polisi telah mengamankan seorang pelaku yang masih hidup.

“Tenang saja. Kami masih menunggu kondisi pelaku yang luka-luka agak membaikkan dulu. Sekarang belum bisa dimintai keterangan. Cepat atau lambat, dua pelaku lainnya akan terungkap dan kami tangkap,” janji Khoirul. (radar)

Incoming search terms:

  • maling dimassa
  • maling dimasa
  • foto maling