Browse By

Ajukan Tutur Jadi Desa Wisata

pemkab-pasuruan-ajukan-tutur-jadi-desa-wisata

TUTUR – Berada di lereng Gunung Bromo, kawasan Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, mempunyai seabrek potensi. Mulai dari hasil pertanian, perkebunan, peternakan,  hingga pariwisata. Tak heran dengan potensinya itu,  kawasan setempat pun diusulkan  untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata.

Usulan itu disampaikan Pemkab Pasuruan ke Badan Otoritas Bromo Tengger Semeru untuk pengembangan wisata di daerah  sekitar Bromo. Kepastian itu diungkapkan langsung oleh Bupati Pasuruan Irsyad  Yusuf.

Menurutnya, Nongkojajar  atau Tutur memiliki potensi pertanian dan peternakan yang sulit ditemui di daerah lain.  “Di Tutur sangat kaya potensi. Ada susu, apel, bunga krisan, stroberi, dan paprika. Kami rencanakan menjadi destinasi wisata berkaitan dengan dibentuknya Badan Otoritas Bromo Tengger Semeru.

Loading...

Kami berharap bisa terintergrasi, sehinga Tutur ini bisa menjadi bagian dari tujuan wisata di sekitar Bromo,” harap Irsyad. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Pasuruan Trijono Isdijanto menambahkan, usulan itu sudah disampaikan ke pemerintah pusat.

Ia berharap, para wisatawan bisa menikmati produk yang dihasilkan dari peternak sapi dan petani di Tutur. Sehingga, susu ataupun apel dan produksi perkebunan di kawasan setempat bisa dengan mudah dinikmati dan dibeli oleh wisatawan.

“Memang saat ini kendalanya Pemkab belum memiliki lahan sendiri. Sehingga, akan kami usulkan ke pusat sebagai pendukung wisata Bromo,” ungkapnya.  Selain area perkebunan, di kawasan Tutur saat ini juga ada area hutan pinus yang keindahannya tak jauh berbeda dengan   pemandangan di Kragilan, Magelang.

Trijono menjelaskan, untuk pengembangan kawasan Tutur, pemkab sudah merencanakan akan membangun rest area di kawasan setempat. Selain itu, juga bakal banyak berdiri homestay di Tutur. (radar)