Browse By

Guru Ekskul “Kerjai” Siswi di Pandaan

Dua Kali Beraksi,  Korban Diberi Duit untuk Tutup Mulut

BANGIL – Apa yang dilakukan Mld, 44, ini benar-benar keterlaluan. Sebagai seorang pengajar, ia bukannya mentransformasi pengetahuan dan teladan kepada siswanya. Yang ada, warga lingkungan Plumbon, Kelurahan/Kecamatan Pandaan, ini malah “mengerjai” siswinya sendiri.

Bahkan, guru honorer ini mengerjai siswinya yang masih duduk di  bangku kelas II MTs sebanyak dua kali. Korbannya, sebut saja Melati (nama samaran), 14.  Beruntung, kedok lelaki yang  berprofesi sebagai guru tak tetap di sebuah lembaga pendidikan agama yang ada di Pandaan itu, akhirnya terbongkar.

Kini, Mld harus meringkuk di tahanan karena dianggap melanggar tindakan asusila terhadap anak.   Informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan, aksi cabul yang dilakukan tersangka, pertama kali berlangsung Rabu, 27 Juli 2016 lalu.

Loading...

Saat itu, korban tengah melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler  bola voli yang dilatih oleh tersangka. Saat asyik main voli, tiba-tiba korban dipanggil oleh tersangka dan diajak ke bawah  tangga sekolah.  Mld berdalih mau “melatih” khusus korban Melati dengan diminta push-up dan sit-up.

Saat sit-up, kaki korban ditindih oleh tersangka. Tak berselang lama, tubuh korban pun ditindih. Aksi  pencabulan terhadap korban   pun terjadi di lingkungan sekolahan saat itu.  Untuk menutup kedoknya,  tersangka tak hanya mengancam  korban. Mld juga memberi uang Rp 100 ribu agar korban tak cerita kepada siapa pun.

Rupanya, aksi cabul tersebut bukan menjadi yang terakhir. Sebab, Rabu (10/8), aksi serupa  terjadi. Ketika itu, korban hendak pulang dari sekolah sekitar pukul 13.30. Saat korban berada di luar sekolah itulah, tersangka Mld mendatanginya.

Selanjutnya,  tersangka mengajak korban ke rumah orang tuanya, sambil menunggu jam ekstrakurikuler  voli digelar. Korban yang tak menaruh curiga, manut saja. Namun, keluguan korban, membawanya ke  jurang petaka. Karena saat berada di rumah orang tua tersangka itulah, korban kembali  dikerjai Mld.

“Tersangka merupakan guru honorer (ekstrakurikuler) di salah satu sekolah yang ada di  Pandaan. Agar tidak menceritakan kepada orang lain, tersangka kembali memberikan uang Rp 100 ribu kepada korban,”  jelas Kasatreskrim Polres Pasuruan AKP Khoirul Hidayat.

Namun, upaya untuk menutup dalam-dalam perbuatan yang  dilakukannya itu, tak bisa dilakukan sepenuhnya. Sebab, akhirnya korban tetap menceritakan apa yang dialaminya itu kepada  orang tuanya.  Setelah merasakan sakit pada kemaluannya, korban pun berterus terang, kalau telah dinodai  oleh tersangka.

Pihak kelurga  yang tak terima, langsung mengadukan ke Polres Pasuruan pada  9 September lalu.  Kasus ini pun selanjutnya ditangani unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Pasuruan. Pasca laporan itulah, tersangka kemudian ditangkap di sekolah tempatnya bekerja. Penangkapan itu dilakukanJumat (9/9). Ia ditangkap sekitar pukul 11.00.

“Kasusnya kini masih dalam proses penyidikan,”  urai perwira polisi dengan tiga setrip di pundaknya itu saat mendampingi Kapolres Pasuruan AKBP M. Aldian.  Karena perbuatannya itu, tersangka dijerat pasal 81 ayat 2 jo pasal 82 ayat 2 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan  atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002  tentang Perlindungan Anak. “Ancamannya, minimal 5 tahun penjara,” jelas Khoirul. (radar)

Incoming search terms:

  • bokep guru cabul
  • bokep mts
  • bokep cabul
  • bokep terkini
  • bokep guru cabuli murid
  • bokep anak jawa