Browse By

Dua Siswi MTs Klenger Usai Pesta Miras di Pantai Randutatah

PAITON – Dunia pendidikan di Kabupaten Probolinggo kembali tercoreng. Itu, setelah dua siswi sebuah Madrasah Tsanawiyah (MTs) di wilayah setempat klenger di Pantai Randutatah, Kecamatan  Paiton, usai menenggak minuman keras (miras) bareng dua teman lelakinya.

Kedua siswi yang diketahui berinisial F, 14 dan Y, 14 itu pun sampai kemarin masih menjalani perawatan intensif di RSUD Waluyojati, Kraksaan. Kondisi keduanya masih tergolek lemas. Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan, keduanya klenger usai pesta miras Sabtu (10/9) lalu.

Dua siswi MTs itu pergi ke pantai Randutatah bareng N, 16 dan Tamin, 24, warga Desa Alas Tengah, Kecamatan Besuk. Mereka pun sepakat untuk jalan-jalan ke pantai Randutatah. Sekitar pukul 14.00, mereka berangkat ke lokasi yang dituju dengan berboncengan.

Sesampainya di pantai Randutatah, mereka menenggak miras jenis Arak. Tidak lama kemudian, F dan Y pun klenger. Warga setempat yang mengetahui kejadian tersebut melapor ke Polsek Paiton. Petugas langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengecek kebenaran laporan tersebut. Di lokasi, petugas menemukan  F dan Y sudah klenger sedangkan N dan T duduk di dekat keduanya.

“Sebagian warga ada yang tetap di TKP agar N dan T tidak melarikan diri,” kata Kapolsek Paiton AKP Riduwan. Polisi dan warga sendiri kemarin langsung membawa korban F dan Y ke IGD RSUD Waluyojati, Kraksaan, untuk mendapat pertolongan medis.

Loading...

Sementara, N  dan T diamankan ke Mapolsek Paiton untuk dimintai keterangan lebih lanjut.  Selain mengamankan N dan T, petugas juga meminta pihak RSUD untuk melakukan visum luar kepada korban F dan Y. Dari  hasil visum luar, diketahui kedua bocah bau kencur itu tak mengalami luka berarti.

Polisi disebutkan Riduwan, berencana untuk memanggil orang tua korban. Serta, berencana menyelesaikan kasus itu secara kekeluargaan. Sebab, mabuk di  tempat umum itu masuk tindak pidana ringan.  Selain itu, korban masih di   bawah umur.

“Kami akan memanggil orang tua korban untuk di lakukan pembinaan agar mereka tidak mengulangi perbuatannya lagi,” jelas perwira dengan tiga setrip di pundaknya ini. Sementara itu, Kabid Pelayanan  RSUD Waluyo Jati dr. Diah Kuncarawati mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan penyebab  kedua siswi tersebut klenger.  Sebab, untuk mengetahuinya,  ia perlu melihat hasil uji laboratorium.

“Saya belum mengecek  hasil laboratorium,” katanya.  Hingga berita ini ditulis tadi  malam, kondisi F dan Y masih dirawat dan belum sadarkan diri  di RSUD pelat merah tersebut.  Keluarga korban juga tidak bersedia dimintai keterangan.  Pihak keluarga mengaku mereka baru mengetahui peristiwa  ini setelah dihubungi oleh Polsek.

“Saya gak tahu apa-apa.  Maaf,” jelas salah seorang kerabat korban.  Kasus siswi yang klenger usai mengikuti pesta miras sendiri bukan kali pertama terjadi di Kabupaten Probolinggo. Pertengahan Mei lalu, dua siswi SMP di Kecamatan Gading juga ditemukan teler di pinggir sungai usai mengikuti pesta miras bareng lima rekan lelakinya. (radar)

Incoming search terms:

  • bokep anak bau kencur