Browse By

Terungkap, Inilah Motif Pembunuhan Remaja di GOR A. Yani Probolinggo

POLISI telah menangkap enam terduga pengeroyok Andhika Tegar Ditya sampai tewas. Keenamnya ternyata merupakan teman satu komunitas pria yang akrab disapa Tegar itu. Lalu apa motif pembunuhannya? Dari hasil pengakuan sejumlah pelaku, aksi pengeroyokan  itu ternyata dipicu persoalan sepele. Yakni, terkait raibnya  duit kas komunitas genre musik tersebut.

Duit yang raib itu diketahui sebesar Rp 300 ribu. Satu-satunya terduga pelaku perempuan Ay mengaku, ia dan teman-temannya awalnya tak mempunyai niatan untuk membunuh korban. Ay menyebutkan, ia dan teman- temannya hanya berniat memberikan pelajaran kepada Tegar.  Sebab, ia dinilai tak jujur.

“Kami  tidak punya niatan untuk membunuh. Kami hanya memukul karena Tegar tidak mau mengaku. Padahal, sebelumnya kami  telah melakukan pemeriksaan. Dan, terbukti Tegar pelakunya,” ujar Ay saat ditemui di mapolresta, kemarin.

Loading...

Diceritakan Ay, usai korban terkapar ia dan sejumlah temannya meninggalkan Tegar sendirian di lapangan basket. “Dikeroyok karena Tegar melawan dan ngamuk,” sebut Ay sambil menundukkan kepalanya. Sampai kemarin, polisi sendiri belum mengetahui apakah Tegar benar-benar mencuri duit kas atau tidak.

Yang jelas, komunitas Tegar ini diketahui biasa mabuk dengan menenggak miras dan pil koplo. Kapolres Probolinggo Kota AKBP Hando Wibowo mengatakan, meski anggota komunitas  ini tak mempunyai pekerjaan tetap, namun mereka memiliki  duit kas. Nah, raibnya duit kas itulah yang jadi polemik antara Tegar dan teman-temannya.

“Motif dari pembunuhan ini  akibat pencurian uang kas Rp  300 ribu. Kemudian mereka (para pelaku) meminta pertanggungjawaban kepada korban dengan cara memukulinya,” jelas Hando. “Akibat perbuatan itu, jika terbukti, maka para terduga pelaku akan dikenakan pasal 170 sub  135 ayat 3. Yakni, melakukan penganiayaan yang menyebabkan matinya seseorang. Ancaman hukumannya 15 tahun penjara,” ujar Hando. (radar)

Incoming search terms:

  • terungkap gor a yani