Browse By

Kemeriahan Festival Kesenian Pantai Utara Jawa Timur

PANGGUNGREJO – Ratusan warga Kota Pasuruan kemarin (29/5) memadati sekitar Jalan Pahlawan Kota Pasuruan untuk menyaksikan parade Festival Kesenian Pantai Utara (FKPU) Jawa Timur. Dalam festival itu, 14 daerah  di kawasan pesisir Jawa Timur menampilkan aneka kekayaan budayanya masing-masing.

Kabupaten Lamongan misalnya yang menampilkan salah satu  budaya andalannya, jaranan. Rombongan dari kabupaten ini membawa  jaran asli yang sudah dihias  dan lantas dinaiki oleh seorang  bocah yang menunjukkan kepiawaian menunggangi kuda.

Sementara Kabupaten Tuban  menampilkan kesenian Gelut  Pentol yang lekat dengan kehidupan  para nelayan daerah yang bertetangga dengan Lamongan tersebut. Untuk Kabupaten Pasuruan sendiri, menonjolkan Gunung Bromo yang keindahannya sudah diakui.

Kabupaten setempat pun mengusung tema, melestarikan budaya lokal sebagai pilar destinasi wisata Bromo, Kabupaten Pasuruan. Sementara Kota Pasuruan yang menjadi tuan rumah sendiri menyajikan  tema wisata budaya   bahari  dalam parade yang ditampilkan.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga  Pariwisata (Dispopar)  Kota Pasuruan Mahbub Efendi  mengatakan,  Kota Pasuruan memiliki sejarah sebagai daerah pesisir yang melimpah hasil lautnya  dan juga budayanya. Beragamnya  etnis yang tinggal di  pesisir Kota Pasuruan merupakan  salah  satu bukti kekayaan budaya pesisir Kota Pasuruan.

Loading...

“Kami sajikan kekayaan budaya masyarakat  di Kota Pasuruan.  Di samping juga kekayaan hasil baharinya. Kota Pasuruan dulu  merupakan pelabuhan yang terkenal  sejak zaman Hindia Belanda,”  ujar Mahbub. Menurut Mahbub, festival yang  digelar dua hari tersebut memprioritaskan   budaya lokal di sebuah  daerah tidak boleh ditinggalkan   oleh warganya sendiri, sehingga   harus tetap dijaga dan dilestarikan.

Total sebanyak 14 kota dan kabupaten di Jawa Timuryang mengikuti FKPU tersebut.Tidak hanya menampilkan parade  masing-  masing daerah juga nantinya  digelar pameran produkproduk  khas masing-masing daerah.

Parade per daerah kemarin  melewati  rute Jalan Pahlawan  hingga Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo  untuk kemudian finis  di GOR Untung Suropati Kota  Pasuruan.  Meskipun cuaca terik, tetapi  animo masyarakat yang  ingin menyaksikan FKPU sangat  tinggi.

“Kami berharap potensi bahari Kota Pasuruan juga bisa terangkat, khususnya  untuk mendongkrak  potensi pariwisatanya,” terang Mahbub. Terpisah, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi  Jawa  Timur Jarianto menjelaskan, tujuan dari kegiatan tersebut  adalah mengangkat potensi budaya  lokal khususnya masyarakat  pesisir.

“Keragaman seni dan  budaya harus dikelola dan didukung  untuk kemajuan daerah,  itu salah satu tujuan kegiatan  ini,” ujar Jarianto. (radar)