Browse By

Hamil di Luar Nikah, Ibu Tega Bunuh Anak Sendiri

Bayi Dipukul dengan Batu-Dicekik, lalu Dikubur

KURIPAN – Sungguh tragis! Seorang ibu tega menghabisi anak sendiri yang baru dilahirkannya. Tragedi memilukan itu terjadi di Dusun Bunut, Desa Karangrejo, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Probolinggo, kemarin. Ibu yang nekat menghabisi buah hatinya  sendiri itu diketahui berinisial Ll, 40.

Diduga wanita penyandang disabilitas ini nekat menghabisi bayi laki-lakinya itu karena malu. Sebab, lelaki yang menghamilinya ogah bertanggung jawab. Ll sendiri hamil di luar nikah. Informasi yang dihimpun Jawa  Pos Radar Bromo menyebutkan,  Ll melakukan proses persalinan sendiri di dalam rumahnya. Ia melahirkan tanpa bantuan tim  medis.

“Diperkirakan, bayi itu  lahir sekitar pukul 00.00,” ujar Kades Karangrejo Tinaksan. Nah, usai melahirkan, Ll langsung membunuh bayi laki-laki tersebut. Ll diduga memukul  kepala bayi yang baru lahir itu  dengan batu hingga beberapa kali dan mencekiknya hingga tewas.

Selanjutnya, bayi itu dikuburkan di belakang rumah Ll. Adalah St, kakak Ll yang pertama kali menemukan kuburan bayi malang tersebut. St yang rumahnya  hanya beberapa meter dengan Ll, pagi kemarin sekitar pukul 08.00 bertandang ke rumah Ll.

Saat melewati belakang rumah Ll, perhatian St langsung tertuju pada gundukan mencurigakan yang ada di belakang rumah Ll. St pun lantas mengeduk gundukan itu.  St pun lantas dibuat terkejut  saat itu. Sebab, ia mendapati sosok bayi terkubur di belakang rumah Ll dengan kedalaman yang tak sampai dua meter itu.

Loading...

Perhatiannya pun langsung tertuju pada Ll yang selama ini diketahui tengah hamil. Selanjutnya, St pun melaporkan penemuan kuburan bayi itu ke perangkat desa setempat. Oleh perangkat desa setempat, laporan  itu pun diteruskan ke petugas kepolisian setempat.

Sekitar pukul 10.00, petugas  Polsek Kuripan pun mendatangi rumah Ll. Selanjutnya, Ll dan jenazah bayi itu langsung dibawa ke RSUD Waluyo Jati, Kraksaan.  Ll yang kondisinya masih lemah langsung dirawat di IGD RSUD. Sementara jenazah bayi langsung dibawa ke kamar jenazah untuk divisum luar.  Polisi pun langsung melakukan  penyelidikan. Kemarin, polisi langsung  memeriksa sejumlah saksi.

“Dari penyelidikan sementara, motifnya (pembunuhan) diduga karena Ll (ibu korban) malu pada tetangga. Sebab, MS (lelaki yang  menghamili Ll) tidak mau bertanggung  jawab,” ujar Kapolsek Kuripan Iptu Gunawan. Dari hasil visum diketahui bayi   malang itu meninggal karena pukulan benda tumpul dan kehabisan  napas.

“Bayinya mati  karena dicekik dan terdapat  luka robek pada bagian wajah sebelah kanan karena hantaman benda tumpul yang diduga  batu,” imbuh Gunawan. MS, 50, yang merupakan warga Desa Resongo disebutkan  ogah bertanggung jawab usai  menghamili Ll.

Sementara, Ll sendiri selain masih merasakan sakit usai proses persalinan, ia juga bakal diperiksa  intensif atas aksi nekatnya membunuh buah hatinya itu. Ll pun terancam hukuman penjara. Ia dijerat UU Perlindungan Anak pasal 80 ayat 1 dan  ayat 33.

“Ancamannya, 3 tahun enam bulan penjara. Selain itu, ia juga dijerat KUHP pasal 341 tentang ibu yang membunuh  anaknya karena malu,” jelas Kapolsek. (radar)