Browse By

Terlilit Kasus Korupsi, Batal Diangkat PNS

PANGGUNGREJO – Puluhan tenaga honorer kategori dua (K2) Pemkot Pasuruan, kemarin (17/3) dilantik menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Sejatinya ada 80 K-2 yang dilantik. Satu nama terpaksa dicoret karena yang bersangkutan terlilit kasus  dugaan korupsi pengadaan traffic light (TL).

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Pasuruan Betty Pramindari mengatakan, sesuai dengan hasil pembahasan internal, diputuskan pencoretan satu nama. Pegawai yang batal dilantik jadi PNS itu adalah Istriyono, yang saat ini menjadi terdakwa kasus  korupsi pengadaan TL pada Dishubkominfo Kota Pasuruan.

“Sesuai dengan peraturan pengangkatan PNS yang ada, maka salah satu dari K-2 yang dilantik hari ini (kemarin) kami gugurkan. Sebab, terlibat kasus korupsi,” ujar Betty. Digugurkannya pengangkatan Istriyono sebagai PNS Kota Pasuruan tersebut, dinilai Betty, langkah tepat. Sebab, Pemkot Pasuruan berkomitmen untuk memberikan ketegasan kepada  tenaga honorer ataupun PNS yang terlibat kasus korupsi.

“Karena tidak patut diangkat menjadi PNS dan terlibat korupsi,” terangnya. Dari 79 orang honorer K-2 yang dilantik langsung oleh Wali Kota  Pasuruan kemarin, mayoritas merupakan K-2 yang sudah mengabdi puluhan tahun.

Loading...

Sedangkan untuk pengajuan  penambahan PNS di lingkungan Pemkot Pasuruan, menurut Betty, pihaknya tidak bisa berbuat banyak. Sebab, hal tersebut tergantung  dari pemerintah pusat. Di sisi lain, perjalanan kasus  korupsi TL, menurut Kasi Pidsus  Kejari Pasuruan Siswono, sejauh ini masih terus disidangkan. Saat ini masih terus berjalan.

“Masih menunggu pledoi, setelah itu putusan. Insya Allah bulan ini semoga sudah bisa putusan,” jelas Siswono. (radar)

Incoming search terms:

  • bkd kota pasuruan
  • nama pegawai bkd kota pasuruan