Browse By

Puluhan Perempuan Menggelar Unjuk Rasa Tolak LGBT

PURWOREJO- Suasana Pasar Minggu di Jalan Sultan Agung kemarin (28/2) sedikit berbeda. Itu, lantaran ada aksi simpatik yang digelar oleh sejumlah perempuan di sekitar lokasi. Aksi itu adalah penolakan terhadap LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender).

Aksi penolakan puluhan perempuan dari Badan Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) dan Bidang Kepemudaan DPD PKS Kota Pasuruan itu, ingin mensosialisasikan betapa bahayanya perilaku menyimpang yang kini mulai marak.

Mereka pun mengajak agar manusia seharusnya berperilaku hubungan normal (PHN) lantaran agama sudah mengatur. Mereka tak hanya berorasi, tapi  juga membawa poster. Diantaranya  bertuliskan “Tuhan Menciptakan Adam dan Hawa, Bukan Adam dan Hendra’, “Save Our Generation”, dan “Pemuda Pasuruan Tolak LGBT”.

Dalam aksi tersebut, puluhan perempuan membagi-bagikan bunga, brosur, stiker, dan dompet di sepanjang jalan. Aksi ini disambut  antusias oleh pejalan kaki maupun  anggota jalan sehat. Mereka mengaku  sangat mengapresiasi aksi yang dilakukan di tengah maraknya isu  yang berkembang akhir-akhir ini.

Loading...

“Sepakat, Mbak. Kalau laki-laki  itu pasangannya ya wanita. Kalau  wanita ya pasangannya laki-laki.  Kalau ada laki-laki suka laki-laki berarti ndak normal,” kata salah  satu wanita bertopi saat dimintai  pendapatnya. Alis Nurohma, ketua BPKK DPD PKS Kota Pasuruan mengatakan, aksi ini dilakukan sebagai bentuk keprihatinan terhadap maraknya realita di lapangan tentang perilaku yang menyimpang.

Apalagi, saat ini berbagai upaya sudah dilakukan komunitas menyimpang ini untuk mempromosikan komunitasnya melalui berbagai media dan berusaha mencari dukungan agar di terima sebagai perilaku yang nor mal.

“Semoga aksi kampanye ini bisa menjadi stimulus bagi komunitas lainnya  di Kota Pasuruan untuk turut menyuarakan, mensosialisasikan perilaku hidup normal. Hidup normal itu ada ayah, ibu, dan anak. Menolak perilaku  LGBT ini wajib dilakukan demi keluarga  kita, lingkungan, dan peradapan manusia  ke depan,”ujarnya. (radar)