Browse By

Hilang Sebulan, Ditemukan Tinggal Kerangka

GRATI – Warga Desa Cukurgondang, Kecamatan Grati, sore kemarin dibuat heboh. Itu, lantaran di Dusun Krajan, desa setempat, tepatnya di sekitar RT  1/RW 1, ditemukan mayat yang sudah tinggal kerangka di sebuah tegalan (kebun).

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan, jenazah itu kali pertama ditemukan warga yang sedang mencari rumput. Saat itu warga yang diketahui bernama Majid, mencari rumput di tegalan. Saat asyik mencari rumput, Majid mencium bau busuk. Ia lantas mengecek lokasi sekitar.

Saat itulah dia menemukan sesosok tubuh  yang terbalut baju lusuh.  Tubuh yang sudah tidak bernyawa  itu ada di dekat gubuk. Bahkan, hanya tersisa tulang dan kerangkanya. Temuan itu membuat  Majid mencari pertolongan karena khawatir jenazah tersebut  adalah korban pembunuhan.

Tak berselang lama, warga pun berdatangan. Termasuk petugas dari Polsek Grati. Sembari mencari identitas korban, polisi melakukan olah TKP.  Upaya pencarian polisi itu tak sia-sia. Sore kemarin, identitas korban langsung diketahui.

Loading...

Dia adalah Pitung, 58, warga sekitar yang sempat dicari keluarga sekitar sebulan lamanya. “Identitas kami temukan dari  keponakan korban bernama Eko  Wiro Sugiarto, 29. Eko dan kerabatnya  mengakui bahwa si Pitung  ini sudah lama tidak pulang dan mengidap gangguan jiwa,” beber AKP Suyitno, kapolsek Grati.

Semasa mudanya, Pitung sering  melakukan ritual seperti bertapa. Sudah banyak tempat yang dia datangi untuk bertapa. Seperti sekitar  Ranu Grati, hingga petilasan Gunung Sir di Desa Kapasan, Kecamatan Nguling. Sampai usianya mencapai separo abad lebih, Pitung  masih berstatus membujang.

Kuat diduga saat ditemukan di  sebuah tegalan di Desa Cukurgondang, Pitung juga melakukan  hal serupa. Namun, akhirnya  Pitung meregeng nyawa karena  menahan lapar atau kemungkinan mengalami sakit. “Kami juga sudah melakukan  olah TKP. Hasilnya, di tubuh korban tidak terdapat tanda kekerasan. Apalagi, juga didukung kebiasaan korban bertapa sampai  berhari-hari,” beber Kapolsek.

Jenazah Pitung pun akhirnya dievakuasi.  Pihak keluarga juga keberatan dilakukan divisum. Alhasil, sore itu juga jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka. (radar)

Incoming search terms:

  • gunung sir