Browse By

Gudang Telur-Empat Mobil Terbakar

Kerugian Capai Rp 574.500.000

GEMPOL – Nahas menimpa Yulistyowati, 52, distributor telur asal Dusun Sejo, Desa Karangrejo, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan. Minggu (25/10) lalu sekitar pukul 18.30 WIB, gudang telurnya di Dusun Deliring, Desa Winong, Kecamatan Gempol, ludes dilalap api.

Gudang-telur-dan-mobil-milik-Yulistyowati,-warga-Desa-Karangrejo,-Kecamatan-Gempol,-ludes-dilalap-api,-Minggu.

Selain gudang, amuk si jago merah itu juga meludeskan barang berharga lainnya. Diantaranya, empat mobil, dua mesin pendingin, dua ton telur, 10 ribu tempat telur, dan satu unit mesin pompa air. “Kerugian akibat kejadian kebakaran ini mencapai ratusan juta rupiah, sekitar Rp 574.500.000,” ujar Kanitreskrim Polsek  Gempol Ipda Kuncoro.

Loading...

Saat kejadian berlangsung, posisi gudang sepi dan hanya ada seorang penjaga di luar gudang. Sebab, saban Minggu aktivitas  gudang, seperti produksi dan pengiriman telur libur. Sedangkan, barang-barang yang ikut terbakar semuanya berada di dalam  gudang.

“Pagi hingga sore listrik padam. Kondisi  gudang tertutup dan sepi. Lalu, petang baru menyala kembali. Tiba-tiba keluar api dan cepat membesar,” ujar Kuncoro, usai meminta ketengan sejumlah saksi di  tempat kejadian perkara (TKP).

Mendapati kebakaran itu, warga bergotong royong berusaha memadamkan api dengan  alat seadanya. Tak lama kemudian, dua mobil pemadan kebakaran datang membantu proses pemadaman api. Sejam kemudian, api berhasil dipadamkan.

Tapi, penyebabnya belum diketahui. “Api sulit dan tak mudah dijinakkan karena bangunan terbuat dari bahan yang mudah terbakar. Seperti seng, kayu, dan plastik. Sehingga, tanpa harus menunggu berjam-jam luluh lantak dan rata dengan tanah,” jelas Kuncoro.

Pemiliknya, baru melaporkan secara  resmi kejadian ini kemarin (26/10) pagi.  Pagi itu juga, pemiliknya dimintai keterangan terkait isi dan aktivitas di dalamnya.  “Pemeriksaan awal tetap berjalan. Termasuk lokasi kejadian kami pasang garis polisi,” ujar Kuncoro.

Namun, sejauh ini polisi belum berencana  mendatangkan Tim Laboratorium Forensik  Mabes Polri Cabang Surabaya untuk melakukan olah TKP. Alasannya, korban bisa menerima kejadian yang menimpanya. “Pihak  korban sudah menerima kebakaran gudangnya  dan legawa, menganggap kejadian  itu sebuah musibah,” ujarnya. (radar)

Incoming search terms:

  • Gudang bokep anak SD