Browse By

1.500 Anak Yatim Terima Santunan

KRAKSAAN – Momentum peringatan 10 Muharam 1437 Hijriyah membawa berkah tersendiri bagi 1.500 anak yatim piatu di Kabupaten Probolinggo. Seperti  yang terlihat kemarin (26/10), mereka mendapatkan santunan yang diberikan Pemerintah Kabupaten setempat melalui  kegiatan Semarak Bulan Muharam 1437 Hijriyah di Alun-alun Kota Kraksaan.

Ribuan-anak-yatim-dari-24-kecamatan-se-Kabupaten-Probolinggo-berkumpul-di-Alun-alun-Kota-Kraksaan,-Senin.

Pemberian santunan kepada anak yatim piatu ini terselenggara berkat kerja sama antara Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (KKKS), dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Penyerahan santunan tersebut dihadiri Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, S.E. didampingi anggota Komisi VIII DPR RI Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si, Wakil Bupati Drs. HA. Timbul Prihanjoko, beserta segenap jajaran Forkopimda kabupaten setempat.

Hadir pula sejumlah Kepala SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) dan camat di lingkungan Pemkab Probolinggo. Kemudian, ada juga Wakil Ketua K3S Hj. Yuni Nawi, Ketua Baznas H Ahmad Muzammil, dan sejumlah ketua organisasi kemasyarakatan (ormas) di kabupaten.

Loading...

Selain menerima santunan, para anak yatim piatu dari 24 kecamatan, ormas (NU, Muhammadiyah, dan Al Irsyad), dan yayasan anak yatim di Kabupaten Probolinggo ini juga memperoleh mukena, sarung, dan alat-alat tulis sekolah dari K3S.

Selain itu, mereka juga mendapatkan tas sekolah lengkap dengan peralatan tulisnya dan uang sebesar Rp 50 ribu setiap anak dari Baznas. Tidak hanya menyerahkan santunan saja, dalam kesempatan tersebut, Bupati Tantri juga mengusap rambut anak-anak yatim piatu tersebut sebagaimana disabdakan oleh Rasulullah Muhammad SAW.

Dalam sambutannya, Bupati Tantri mene gaskan, bahwa kegiatan tersebut dilaku kan untuk mengingatkan tentang keistimewaan dan keutamaan tanggal 10 Muharam. ”Kegiatan ini semata-mata untuk mengingatkan bahwa 10 Muharam  adalah hari istimewa dan hari ulang tahunnya yatim piatu,” ungkapnya.

Menurut Bupati, sedekah merupakan pemberian yang dilakukan kepada orang lain. Tetapi, sebenarnya yang menerima kebaikan dari sedekah tersebut bukanlah  orang lain, namun diri kita sendiri.  ”Sebenarnya, kita sendiri yang menerima  kebaikan dari yang kita lakukan dan bukan orang lain,” jelasnya.

Kepada anak-anak yatim piatu, Bupati Tantri berpesan agar rajin sekolah, rajin mengaji, serta selalu mematuhi nasihat orang tua dan guru di sekolah. Sebab, semua itu adalah bekal di masa depan nanti. ”Dengan tiga kunci itu, insya Allah  cita-cita kita akan dimudahkan oleh Allah SWT,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tantri juga berpesan kepada para guru agar selalu menjaga anak yatim piatu di  lingkungannya. Karena itu merupakan tanggung jawab bersama. ”Alhamdulillah, setiap tahun Pemkab Probolinggo istiqamah memuliakan anak  yatim dengan cara memberi santunan dan membelainya. Sebab, anak-anak  inilah yang akan menolong kita semua,” pungkasnya. (radar)