Browse By

Tahura Terbakar Lagi

Terjadi di Blok Srangkul dan Ringgit

PRIGEN-Belum genap sebulan pasca kebakaran terakhir, hutan di wilayah Tahura R. Soerjo kembali terbakar, kemarin (25/10). Asap  dari titik  api terlihat baik dari wilayah Prigen, Pandaan maupun Sukorejo.  “Benar, wilayah Tahura kembali  terbakar.

Kepulan-asap-di-Gunung-Penanggungan--terlihat--dari-Desa--Sukoreno,-Kecamatan--Prigen,-yang--berbatasan--dengan--Kecamatan--Trawas,-Kabupaten-Mojokerto.

Kami tahunya jam 09.00 pagi. Informasi ini dari pamhut dan juga warga,” jelas Iwan Harwiyanto, koordinator lapangan UPT Tahura R. Soerjo wilayah Kabupaten Pasuruan. Kebakaran kali ini menurutnya terjadi di dua titik.

Yakni, di Blok Srangkul, lereng Gunung Welirang,  Kelurahan Pecalukan. Dan, di lereng Gunung Ringgit, Kelurahan Ledug. Keduanya sama-sama masuk wilayah Kecamatan Prigen. “Melihat asapnya yang keluar, baik di Blok Srangkul dan lereng  Ringgit, sepertinya apinya sama besar.

Loading...

Namun, berapa luas lahan yang terbakar, kami belum tahu. Saat ini upaya pemadaman masih berlangsung,” cetusnya.  Iwan menduga, kebakaran dia kibatkan oleh aktivitas perburuan  liar. Sebab, dua lokasi yang terbakar berada di ketinggian sekitar 2.000 meter di atas permukaan air laut  (mdpl).

Di ketinggian seperti itu, vegetasi tanaman yang ada mayoritas tanaman keras. Karena itu, tidak  mungkin kebakaran terjadi karena gesekan alang-alang. “Jika api yang muncul dari proses gesekan dan panasnya cuaca, sepertinya tak mungkin.

Tapi, jika ada yang membakar atau dibakar, iya. Dugaan kuat kami karena perburuan liar,” bebernya. Sebagai informasi, sejak awal tahun hingga kini, kebakaran hutan  di wilayah Tahura R Soerjo  sudah berlangsung 15 kali.

Baik di Gunung Arjuno, Ringgit, dan Welirang. Total wilayah yang terbakar mencapai 402 hektare lahan. Dengan vegetasi mayoritas berupa semak belukar dan cemara gunung. Dengan kebakaran kali ini, jumlah lahan yang terbakar di mungkinkan bertambah.

“Upaya pemadaman terus kami maksimalkan di lapangan. Kami berharap api  segera padam dan tak menjalar ke lokasi atau blok lainnya,” terangnya. Sementara itu, kebakaran kali ini membuat petugas menutup jalur pos pendakian menuju Welirang dan Arjuno.

Baik yang melalui Tretes (Prigen) dan Tambaksari  (Purwodadi) di Kabupaten Pasuruan. Maupun di Wonosari (Lawang), Kabupaten Malang dan  Sumber Brantas, Kota Batu. “Penutupan sementara jalur pendakian saat ini diberlakukan  di semua pos, baik menuju Welirang  maupun Arjuno. Karena belum aman dan membahayakan,”  ungkap Anjar, petugas pos pendakian  Tretes. (radar)