Browse By

Warga Gerebek Pasangan Tak Resmi

Pelaku Oknum Polisi dan PNS

NGULING-Warga di Desa Nguling, Jumat (9/10) malam lalu gempar. Itu, lantaran ada pasangan lelaki dan perempuan belum menikah,  tinggal dalam satu kamar. Warga setempat pun menggerebek pasangan tak resmi itu.

Ilustrasi-Perselingkuhan.

Yang bikin warga tambah jengkel, sang lelaki diketahui seorang oknum  polisi. Sementara, perempuannya adalah seorang guru PNS  di sebuah SD di Nguling yang masih berstatus istri orang. Adalah DRH,  oknum polisi yang dimaksud.

Dia  di tuding telah menyelingkuhi SM,  32, warga Penunggul, Nguling. DRH berpangkat Brigadir berasal dari Krian, Sidoarjo dan kesehariannya berdinas di Polsek Lumbang.  DRH diketahui sudah beristri  dan memiliki dua anak.

Dari informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, penggerebekan bermula saat sekitar pukul 18.30, KS melihat SM, istrinya, dibonceng oleh seorang lelaki. Merasa curiga, KS membuntuti SM sampai ke Desa Nguling, tepatnya  di RW 10.

Sampai di sana,  KS melihat istrinya masuk dengan seorang lelaki ke sebuah indekos. Ketika itu, KS tak langsung memergoki keduanya. Dia menelpon istrinya dahulu. Nah, jawaban yang diterima KS, tak membuatnya senang karena istrinya berbohong.

Semakin kesal, KS kemudian melapor ke warga dan ke polisi. Warga yang mendapat laporan,  awalnya tak percaya. “Penyebabnya,  polisi itu mengaku sudah menikah  dengan sang wanita (SM). Tetapi,  ini kok ada laporan dari lelaki yang katanya suami dari SM,” terang Ali, salah satu warga sekitar.

Loading...

Keduanya bahkan sudah indekos di Desa Nguling, sekitar 1 bulan lebih. Saat itu, KS mulai marah. Begitupun  warga sekitar yang menyusun rencana untuk menggerebek. Karena ada oknum polisi,  warga langsung menghubungi Polsek Nguling dan Koramil  setempat.

Hasilnya, malam itu warga berbondong-bondong datang ke kamar  kos, tempat SM dan DRH tinggal. Rupanya, aksi penggerebekan tersebut sudah diketahui SM dan DRH. Saat pintu digedor dan didobrak, salah satu dari mereka tak ada.

Warga yang tak percaya,  lalu memeriksa di lokasi sekitar.  Warga akhirnya menemukan DRH yang ternyata melompat dari plafon kamar. Saat itu juga warga berniat menghajar DRH. Namun, Polsek Nguling bertindak cepat,  DRH diamankan ke mapolsek.

Rupanya, warga masih kesal. Walau sudah diamankan ke mapolsek, sejumlah warga masih mengikuti polisi dan melurug mapolsek. “Ada yang meminta di kelu arkan biar bisa dipukuli, ada  juga yang siap membakar. Wajar saja warga marah.

Lha wong ini  aparat, kok ngasih contoh tidak bagus,” beber warga lainnya. Agar aksi anarkistis tak terjadi, polisi secepatnya membawa DRH  untuk dievakuasi ke Polres Pasuruan  Kota. DRH yang mendapat hujatan,  juga pasrah.

Bahkan, saat wartawan menanyainya, tak ada jawaban dari oknum polisi tersebut. Dia hanya bisa menunduk.  Di tempat lain, KS dan SM malam  itu juga tak lagi terlihat di mapolsek.  Keduanya dikabarkan langsung pulang menuju rumahnya.

Di sisi lain, Polres Pasuruan juga menyikapi peristiwa penggerebekan  itu. Bahkan, Divisi Propam Polres Pasuruan sempat ke lokasi saat  penggerebekan. Kasus ini pun  tengah diselidiki unit Propam.  “Kejadian ini akan kami selidiki lebih jauh.

Sementara ini yang bersangkutan (Brigadir DRH) kami mintai keterangan, namun tidak  kami tahan. Sebab, kabar ini kan masih simpang siur,” terang Iptu Joko, kasi Propam Polres Pasuruan. Jika dalam penyelidikan memang terjadi pelanggaran, maka akan ada  sanksi dari kepolisian.

“Yang bersangkutan bisa dikenai sidang kode etik. Kami juga mencari langkah lain,” jelas Iptu Joko. (radar)

Incoming search terms:

  • bokep selingkuh pns
  • streaming pns selingkuh