Browse By

Curi Pagar Makam, Dimassa

PURWOREJO – Ketahuan menggergaji pagar besi sebuah makam cina, Sentot, 56, langsung dihajar massa. Warga Jalan Darmoyudo, Kelurahan  Purworejo, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, itu pun babak belur.

Sentot-saat-ditahan-di-sel-Mapolsek-Purworejo,-kemarin.

Sayangnya, pelaku hanya satu dari total empat pelaku pencurian yang berhasil ditangkap. Sementara, tiga rekannya kabur. Warga lantas menyerahkan pelaku ke Polsek Purworejo. Pencurian itu sendiri terjadi di Kelurahan Pohjentrek, Kecamatan Purworejo, Jumat (9/10), sekitar pukul 23.30.

Saat itu, tersangka bersama tiga kawannya yang masih buron memanfaatkan suasana makam yang sepi. Mereka menggergaji pagar besi  makam.  Tiba-tiba, ada dua warga sekitar  yang melintas di sekitar makam. Tentu saja, aksi para pelaku ketahuan.

Loading...

Dua warga itu pun langsung berteriak maling. Sementara empat pelaku langsung kabur, begitu sadar mereka tertangkap basah. Warga sekitar yang mendengar teriakan maling langsung keluar. Mereka kompak mengejar pelaku, dan berhasil menangkap Sentot.

Saat itu juga, pelaku Sentot dihajar. “Pelakunya itu empat orang, yang tiga kabur. Nah, yang ini karena usianya sudah tua, larinya  lambat. Akhirnya ditangkap warga  dan dimassa. Mereka ini ternyata  sudah sering mencuri pagar makam  cina untuk dijual kiloan.

Caranya dengan melumasi gergajinya dengan oli agar tidak bunyi,” terang Kapolsek Purworejo, Polres Pasuruan Kota AKP Ainul  Yakin. Beruntung, polisi langsung mengamankan  pelaku. Pelaku lantas dibawa ke RSUD dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan.

Menurut keterangan pelaku kepada penyidik, tersangka sehari-harinya berprofesi sebagai penarik becak. Namun, hasil menarik becak  tidak cukup untuk menghidupi anak dan istrinya. Karena itu, pelaku nekat mencuri pagar makam  cina bersama tiga rekannya.

Dia bahkan sudah berulang kali mencuri pagar makam cina. Sementara itu, petugas berhasil mengamankan beberapa barang bukti (BB) dari tempat kejadian perkara (TKP). Seperti sebuah  botol oli, gergaji, dan beberapa pagar makam yang telah digergaji.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat  pasal 362 KUHP tentang Pencurian  dengan ancaman hukuman penjara maksimal 5 tahun.  “Teman-temannya yang tiga orang  itu sudah kami kantongi identitasnya.  Sekarang masih da lam pengejaran,” terang Ainul. (radar)