Browse By

Bekuk Kurir SS Asal Surabaya

KRAKSAAN – Upah Rp 300 ribu sekali transaksi, membuat Joko Kasian alias Kodir, 30, nekat men jadi kurir sabu-sabu (SS).  Kini, warga Kelurahan Gading, Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya, itu harus mendekam di sel Mapolres Probolinggo.

Kodir dibekuk polisi saat hendak mengantarkan SS kepada salah seorang pemesan, Rabu (26/8)  lalu. Tapi, sekitar pukul 01.00 WIB, langkahnya distop anggota Polres Probolinggo di Pasar Bawang, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo.

Setelah digeledah, polisi mendapatkan SS seberat 2 gram yang dikemas dalam 2 poket. WakaPolres Probolinggo Kompol Sujiono mengatakan, Kodir  sudah lama menjadi target opera si. Sebab, sudah sering menjadi kurir SS yang jadi pemasok ke  Kabupaten Probolinggo.

“Tersangka  dijerat dengan pasal 114 subsider  112 Undang-Undang No mor  35/2009, tentang Narkotika. Ancaman hukumannya maksimal 12 tahun penjara,” jelasnya.  Dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan terhadap tersangka, Sujiono mengatakan, Kodir termasuk kurir SS antar provinsi.

Loading...

Tersangka mendapatkan pemasokan  SS dari salah seorang yang berada dalam Lembaga Pemasyarakatan Kota Pasuruan.  Modus operasinya, Kodir dihu bungi pemilik SS. Kemudian, ia menerima SS dari seorang kurir lain. “Modus transaksinya, ada barang ada uang.

Barang itu (SS) diserahkan kepada pemesan kalau ada uang,” jelas Sujiono. Sementara itu, Kodir mengaku sudah lima kali menjalankan profesi sebagai kurir SS. Itu, dilakukan sebagai tambahan penghasilan. Sebab, penghasilannya sebagai tukang jahit sepatu tak seberapa.

Sedangkan, dengan menjadi kuris SS, Kodir diberi upah Rp 300 ribu. “Uang jasa kirim Rp 300 ribu itu langsung dipotong saat pemesan membayar. Sisa uang pembayaran pembelian barang itu biasanya ditransfer ke orang yang ada di dalam  lapas itu,” ujarnya. (radar)

Incoming search terms:

  • joko kasian gading surabaya