Browse By

Dana Pensiun Kian Tak Jelas

PROBOLINGGO – Upaya yang dilakukan mantan  karyawan PT Kertas Leces untuk mendapatkan haknya yakni dana pensiun, tak kunjung dapat  kejelasan. Pihak Yayasan Dana Pensiun (YDP)  hingga kini belum mencairkan dana pensiun sesuai surat PHK yang diterima karyawan.

Para_eks_karyawan_PTKL_saat_mendatangi_direksi_beberapa_waktu_lalu.

Ketua Serikat Pekerja Kertas Leces (SPKL) Hadi Prayitno mengatakan, upaya yang dilakukan rekan-rekannya untuk memperjuangkan hak mereka belum membuahkan hasil. “Setelah  kami datang pada Senin (10/8) lalu, keesokan harinya kami datang lagi.

Tapi, YDP tetap tidak  mau mencairkan,” terangnya kesal. Padahal, ia meminta hak sesuai dengan surat PHK perusahaan. Seharusnya, begitu muncul surat PHK, menurut Hadi, 100 persen dana pensiun harus cair. Namun, perusahaan menjanjikan  20 persen terlebih dahulu.

Loading...

Karyawan pun menerima, sayangnya hal itu tidak terealisasi  hingga kini.  “Kami sudah sering ngalah, ini kesekian kalinya kami mengalah,” jelasnya. Saat itu, pihaknya mengajukan tiga tuntutan pada YDP. Pertama, menuntut segera dicair kannya dana pensiun 20  persen.

Kedua, bulan berikutnya dana pensiun 20 persen digenapkan menjadi Rp 30 juta. Ketiga, sisa dana pensiun bagi karyawan yang mendapatkan pensiun di  atas Rp 30 juta dibayar selama  lima kali selama lima bulan. Sementara itu, Direktur YDP Satrio Widayat belum bisa dimintai penjelasan terkait hal itu.

Di hubungi melalui ponselnya, terdengar nada dering namun tidak direspons. Bahkan, panggilan koran ini sempat di-reject. Pesan pendek yang dikirimkan koran ini juga tidak dibalas.  Sebelumnya, Satrio mengaku tidak berani mencairkan karena belum ada perintah dari Direktur Utama (Dirut) PTKL Budi Kusmarwoto.

Terpisah, anggota Komisi D  DP RD Kabupaten Probolinggo  Bambang Rijanto memahami  kon disi mantan karyawan. “Kalau kami lihat antara manajemen dan YDP saling lempar. Ini jelas merugikan pekerja,” katanya. Karena itu, ia mendorong pada  serikat pekerja untuk mengirim  surat ke DPRD setempat.

Dengan begitu, pihaknya akan menindaklanjuti setelah mendapat disposisi pimpinan dewan. “Lebih baiknya memang mereka  di panggil. Kami di dewan siap  memfasilitasi. Karena hal ini  sudah menyangkut hajat hidup orang banyak,” ujar politisi Partai  Golkar itu. (radar)

Incoming search terms:

  • kapan dana pensiun leces cair