Browse By

Kejutan Binaraga, Dominasi Anggar

Sejumlah_atlet_binaraga_saat_bertanding_di_aula_Genteng_kemarin_Cabor_PABBSI_menyumbang_1_emas_1_perak_dan_1_perunggu_untuk_Kota_ManggaSukses Kerek Posisi Kota Probolinggo

BANYUWANGI – Cabang olahraga (cabor) anggar dan Binaraga Kota Probolinggo berhasil menyumbang emas untuk kontingen Kota Mangga, kemarin (6/6). Emas dari anggar berhasil disumbangkan Yusufi yang bertanding di kategori sable putra. Sementara emas cabor binaraga disumbang One Mishar Fahrudin di kelas 60 kilogram.

Dengan tambahan emas dari Yusufi, total cabor anggar Kota Probolinggo di Porprov ke V ini sudah menyumbang 2 emas, 1 perak, dan 2 perunggu. Di hari pertama anggar digelar, 3 atlet sabel putri yakni Salsabila Junaedi, Anis Puspika Dewi, dan Fransisca Meilana berurutan merebut emas, perak, dan perunggu.

“Kami punya potensi di nomor sabel putri,” ujar Erni  Yus nita, manajer anggar kota, Jumat (5/6) malam lalu. Sukses di sabel putri, berlanjut di sabel putra. Dalam pertandingan yang digelar di gedung Korpri Banyuwangi, kemarin (6/6), Yusufi tampil trengginas dengan sukses menyabet emas dan atlet lainnya, Ahmad Riski Akbar menyumbang  perunggu.

Loading...

Dua atlet  itu sendiri saling berhadapan di semifinal. Di final, Yusufi berhasil  mengalahkan Ramadan dari Kabupaten Sidoarjo. Erni mengaku bangga dengan hasil yang diperoleh anak asuhnya. “Kami memang menargetkan dua  emas,” katanya. Semula, Erni mengaku cemas target tidak tercapai.

Pasalnya, atlet andalan di sabel  putra yakni Rony harianto tidak  dibolehkan ikut karena merupakan  atlet eks-PON (pekan olahraga nasional). Karena itu, Riski lah yang kemudian dimasukkan dalam tim. Beruntung, Riski mampu menjawab kepercayaan itu dengan meraih perunggu.

Sementara itu, cabor Binaraga berhasil membuat kejutan ke marin. Meski tidak menargetkan emas, namun cabor ini berhasil menyumbangkan emas. Total perolehan medali dari cabor binaraga yang bertanding di Aula Graha Genteng  ini menyumbang kan 1 emas, 1 perak, dan 1 perunggu.

Emas disumbangkan One Mishar Fahrudin di kelas 60 kilo gram, medali perak disumbang kan Rio Salfadera di kelas 55 kilogram, sementara perunggu didapat Yanuar Syahbani di kelas 55 kilogram. Sementara satu atlet lainnya yakni Dima di kelas 75+ kilogram gagal mendulang medali.

Ketua Pengkot Persatuan Angkat Berat dam Binaraga Seluruh Indonesia (PABBSI) Kota Probolinggo Langgeng Cahyono mengatakan, pihaknya memang  tidak menargetkan medali di gelaran ini awalnya. “Karena persaingannya sangat ketat,”  terangnya. Meski begitu, pihaknya tetap memotivasi anak asuhnya untuk  yakin bisa mendapatkan medali.

Pada Porprov ke-IV Madiun,  PABBSI mendapatkan 1 perak dan 1 perunggu. Perak dulu disumbangkan One yang memiliki  nama panggung Fani. Dengan torehan emas ini, berarti  restasinya meningkat.  Total, Kota Probolinggo telah mengumpulkan 3 emas, 3 perak,  dan 6 perunggu.

Yakni, dari cabor anggar 2 emas, 1 perak, dan 2  perunggu; cabor binaraga 1 emas,  1 perak, dan 1 perunggu; cabor panjat tebing 1 perak dan 2  perunggu; serta cabor atletik 1  perunggu. (radar)

Incoming search terms:

  • bokepanakbapak